Ketua Pansus RSUD Muna, Rasmin Klarifikasi dan Minta Maaf Kepada Adik Adik HMI Muna - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


Penghargaan dari Kedubes Maroko


 

06 Mei 2026

Ketua Pansus RSUD Muna, Rasmin Klarifikasi dan Minta Maaf Kepada Adik Adik HMI Muna

 


MUNA, suara kpk.com 


Setelah terendus kalau di tubuh manajemen Rumah Sakit Umum Daerah, dr H LM Baharuddin, Mkes banyak masalah yang tidak dapat terselesaikan secara internal mereka, maka DPRD Muna membentuk panus.


Dalam perjalanannya,  pansus bekerja dianggap terlalu lama dan belum bisa menyimpulkan. Sehingga cibiran miring mulai bermunculan.


Sebagai manusia biasa, Rasmin membuat status dalam Whadshap. Namun status tersebut artinya diplintir dan dianggap menyinggung orang yang membacanya.


"Di dalam story  saya di Whadshap itu saya tidak pernah menyebut nama siapapun atau lembaga manapun.


"Karena secara pribadi saya tidak pernah punya niat, maksud serta tujuan untuk menyinggung, menyindir atau merendahkan siapapun dalam postingan story WA pribadi saya yang bersifat privasi,"ungkapnya.


"Tetapi karena ada oknum yang membuat narasi dan opini sendiri terkait story  WA saya di media yang seakan akan saya merendahkan adik adik adik HMI Cabang Raha dengan  kutipan story: "mereka mo tes2 ombak ternyata tidak mampu karena tinggi ombaknya 6 meter,"sebutnya.


Dimana yang sesungguhnya yang bisa maknai Story WA tersebut adalah hanya saya secara pribadi. Tetapi oleh oknum membuat framing berita di media yang tidak perna terkonfirmasi dengan saya sebagai pihak yang harusnya bertanggungjawab terhadap story tersebut 


Sesungguhnya story itu lahir akibat kekesalan internal pribadi karena setelah habis audiens dan dialog di kantor DRPD bersama adik adik HMI Cabang Raha sekitar kurang lebih jam 13.30 siang dilanjutkan dengan rapat bersama inspektorat Pemda Muna selesai sekitar waktu sholat antara Magrib dan Isya.


"Setalah itu saya balik ke rumah tiba di tengah jalan sekitar area Laiworu area mutsumi ada yang ikuti saya dari belakang sekitar 3 motor dengan masing masing berboncengan.


"Sepintas saya dengar ada kata kata itu ketua pansus. Dalam hati saya berpikir secara pribadi dalam ancaman kriminalisasi, maka dengan sigap saya berpikir untuk mengamankan diri singgah di sebuah warung makan Mas Bambang,"jelasnya.


Setibanya didepan warung makan orang yang mengikuti saya mereka berhenti di bagian tikungan area mesjid An nur . Lalu saya coba angkat telepon  untuk menelpon Polisi dengan kalimat komandan .


Oknum oknum tersebut yang berjumlah 6 orang mereka langsung bergegas pergi . Ada yang menuju Laino dan ada juga yang menuju jurusan Kodim.


Jadi perlu difahami dan dimengerti bahwa status ini sebenarnya bentuk  kekesalan pribadi karena  ada ancaman kriminalisasi terhadap diri saya karen kemungkinan beban tanggung jawab saya sebagai ketua Pansus.


"Sebagai manusia biasa jikalau saya khilaf maka saya mohon maaf. Tapi sejujurnya demi Allah saya bicara bahwa story saya di WA itu tidak menyinggung siapapun apalagi adik adik HMI Cabang Muna,"katanya.


Lalu status yang kedua : " Kalau belum pintar naik motor belajar dulu berkendara di jalan urus jangan sampai terjatuh dihadapan umum yang akhirnya bikin malu diri sendiri " 


"Story ini juga saya buat dalam bentuk kata kata kiasan karena banyak yang teror dengan berbagai cara bahkan bernada ancaman terlebih secara pribadi saya marah saat rapat dengn Tim Manajemen RSUD karena ada beberapa dokumen yang kami minta lewat surat pimpinan DPRD secara resmi tak kunjung diberikan kepada kami apalagi ada jawaban dari tim manajemen RSUD bahwa dokumen pertanggung jawaban keuangan mereka tidak punya arsip dan tidak ada salinan foto kopi pertanggung jawaban,"tambahnya.


Karena alasannya kalau dokumen dokumen tersebut  sudah diserahkan ke APH. Dalam hati saya berpikir bahwa bisanya sebesar BLUD RSUD yang mengelola dana puluhan miliar setiap tahun dokumen pertanggung jawaban hanya satu rangkap. Gimana kalau ada permintaan BPK, inspektorat, BPKP, dan APH , maka dari situ saya buat kata kata kiasan agar mereka harus banyak belajar untuk tertib mengelola keuangan agar ketika mereka dihadapkan dengan APH mereka tidak bikin malu diri sendiri.


"Kesimpulannya story  saya itu tidak perna tujukan ke adik adik  HMI CABANG Raha dan bahkan kemudian ada foto Tim Pansus dan adik adik HMI CABANG Raha dalam story tersebut saya tampilkan untuk menjawab keraguan orang orang  yang sering bertanya dengan saya sebagai ketua pansus bahwa pansus hanya gertakan  sambal, pansus hanya habiskan uang rakyat, pansus masuk angin, pansus lambat , bahwa ternyata kami tetap terus bekerja dengan menerima beberapa aspirasi dan melakukan pendalaman terhadap semua pihak ,"ungkapnya.


"Untuk menjawab itu semua dalam waktu dekat akan kami Rapat Paripurna DPRD untuk melaporkan hasil kerja pansus dan merilis rekomendasi pansus dan insya Allah adik adik HMI Cabang Raha akan kami undang untuk mendengarkan dan kita secara bersama sama mengawal ini proses kerja pansus sampai pada tujuan akhirnya,. Sebagai hamba Allah, saya mohon jikalau saya khilaf dan keliru sebagai kader Partai Demokrat minta maaf yang sebesar besarnya kepada adik adik HMI Cabang Raha "pungkasnya. (Udin Yaddi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HUT SUARAKPK Ke 9 (2018)