Batu Bara, suarakpk.com - Hidup dalam kemiskinan Nek Ngatinem yang akrab dipanggil dengan sebuatan Nek Kelanteng (68) harapkan kedatangan Kapolres Batu Bara.
Semenjak suaminya meninggal, Nek Ngatiem harus berjuang untuk bertahan hidup dengan berusaha berdagang pisang salai yang penghasilan 10.00O perhari.
Sempat Viral di media sosial Nek ngatinem warga Mangkai Lama Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batu Bara Sumatera Utara ini sempat dikunjungi awak media dan mewawancarai nek Kelanteng di kediamannya.
Beliau mengatakan, kalau dirinya ingin sekali bertemu dengan Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis SH MH dan berharap dapat di bantu kesulitannya.
" Saat ini saya tinggal sendirian, namun ada yang menjaga saya, yaitu anak paling Ragail Poni namanya" kata nya.
" Poni bersebelahan dengan rumah nenek , namun dengan keterbatasan ekonomi anak saya hanya dapat membantu seadanya, . Saat ini Saya berusaha dengan berdagang pisang salai yang penghasilannya pas pasan, terkadang disaat cuaca mendung jangankan penghasilan untuk membeli pisang untuk diolah menjadi pisang salai saja tidak cukup" tambah nek Ngatinem.
Saya sudah tua, dibantu Poni menjual produksi pisang salai ke agen, ini lah yang menjadi harapan saya bertahan sampai sekarang. Ungkap nya .
Saya mendengar dari teman yang masih hidup dan para tetangga kalau Kapolres Batu Bara Bapak Ikhwan adalah orang baik juga sering menolong, Rajin bersedekah itu pernah saya lihat di Telivisi, namun saya seakan bagaikan pungguk merindukan bulan, harapan saya sekarang bisa bertemu dengan orang baik ini saja sudah sangat bahagia, Saya juga mau menyampaikan kalau ada 4 sahabat saya yang sama nasib nya seperti saya, Usia yang sudah lanjut bertahan hidup dengan membuat sapu lidi juga Alen Alen itu pun dengan modal pas Pasan 30 ribu dan kalau untung yang paling banyak bisa mendapat 50 ribu, ya namanya sudah tua hanya itu lah yang bisa kami lakukan saat ini. Ucap nenek.
Soal bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten dari dahulu sampai saat ini saya gak pernah tau dan tidak menerima hanya Beras dan sayur juga 10 butir telur ayam. Lain dari yang saya ini tak pernah ada, katanya bantuan Covid. ungkap sang nenek .
Dalam Investigasi langsung kerumah nek Ngatiem (fhoto) Senin (01/02/2021), tim melihat keadaan sangat miris yang terjadi kepada pemukiman nya, dimana tidak memiki penerangan lampu dan tidur hanya beralaskan tilam kapuk yang sudah tidak empuk lagi, hanya foto almarhum suaminya yang menjadi penghias rumah tuanya.
(575)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar