FOTO : Vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan di UPT Puskesmas Barimba, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas.
KAPUAS, suarakpk.com - UPT Puskesmas Barimba langsungkan vaksinasi
Covid-19 terhadap tenaga kesehatannya, bertempat di Puskesmas Barimba Kecamatan
Kapuas Hilir, Senin (01/02/2021) pagi. Hal ini dilakukan setelah sebelumnya
Puskesmas Barimba menerima vaksin sebanyak 152 buah, yang akan diberikan kepada
tenaga kesehatan dipuskesmas tersebut.
Kepala
UPT Puskesmas Barimba, Meliyatie menyampaikan bahwa Puskesmas Barimba telah
menerima Vaksin pada Jumat 29 Januari 2021 yang berjumlah 152 vaksin, yang akan
diberikan untuk tenaga kesehatan yang terdaftar sebanyak 66 orang.
“Vaksinasi
ini juga akan disuntikkan kepada para staf, sehingga total yang terdaftar di
UPT Puskesmas Barimba berjumlah 86 orang, dengan terbagi menjadi dua sesi
yaitu, hari pertama berjumlah 45 orang dan hari kedua berjumlah 41 orang”. Terangnya.
Dijelaskannya
kegiatan ini terbagi menjadi 4 meja, yaitu meja pertama untuk pendaftaran,
dilanjutkan ke meja kedua untuk melakukan screening, kemudian di meja ketiga
dilakukan penyuntikan vaksin, yang setelahnya masuk pada alur terakhir di meja
keempat yaitu tahap observasi.
“Setelah
divaksin, para tenaga kesehatan akan diberikan sertifikat atau tanda bahwa
telah divaksin dan selanjutnya selama 30 menit akan diberikan pengawasan untuk
memastikan orang telah mendapat imunisasi dalam keadaan sehat dan tidak ada
efek samping”. Kata Meliyatie.
Pengecekan
dilakukan juga dengan Aplikasi P-Care versi Vaksin Covid-19 untuk mendukung
proses registrasi sasaran penerima vaksin, screening status kesehatan, serta
mencatat dan melaporkan hasil pelayanan vaksinasi.
“Saya
berharap vaksinasi ini dapat berjalan dengan lancar dan tenaga kesehatan yang
mendapat vaksinasi semua dalam keadaan sehat, karena tenaga kesehatan adalah
ujung tombak pelayanan”. Ucap Meliyatie.
Dirinya
juga berpesan terutama untuk warga Kecamatan Kapuas Hilir untuk pelaksanaan
vaksinasi kedepan agar tidak perlu takut. “Karena lebih baik mencegah dari pada
mengobati”. Pungkasnya. (hms/nto)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar