Pemkab, BPAN, DPRD Gresik Didatangi Warga Masyarakat - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


KODE ETIK WARTAWAN SUARAKPK

20 September 2019

Pemkab, BPAN, DPRD Gresik Didatangi Warga Masyarakat

Gresik suarakpk.com - Dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara kekecewaan yang disuarakan masyarakat sudah terbiasa terdengar dimana-mana. Seperti pada Rabu (18/9/2019) bertempat dikantor Pemkab Gresik, dikantor BPAN, dan dikantor DPRD Gresik terjadi aksi unjuk rasa oleh aliansi masyarakat peduli kampung yang menginginkan kembalinya tanah negara didaerah mereka yang diduga diambil alih oleh pengusaha.

Anggota aksi sekitar 100 orang yang dikomandoi oleh Taufik ketua LBH forum aspirasi dan advokasi masyarakat. Aksi masyarakat Ini sekitar pukul 9.30 dikantor Pemkab Gresik dan membentangkan sepanduk yang isinya bertuliskan, diantaranya,
1.Waduk tetap waduk,
2.Mana waduk kami karena kami masih setia,
3.Selamat datang wadukku kami rindu sekali,
4.Kami korban dari kezholiman manusia.

Aksi masa Ini berorasi bergantian mulai pukul sekitar jam 9.30 yang intinya meminta Pemkab mengembalikan tanah waduk masih fasilitas umum agar dikembalikn sebagaimana mestinya.

Pengunjuk rasa selanjutnya direspon oleh pejabat pemkab diantaranya H Sujono SE asisten pemkab, Drs Darman MM Kasekbanpol, Mustopa Kabid Perijinan. Sedangkan perwakilan perunjuk rasa diwakili 10 orang, bertempat diruang rapat kantor Kebangpol Gresik intinya :

Penyampaian saudara Taufik wakil dari pengunjuk rasa yang intinya :
1.Meminta tanah waduk yang setatusnya masih tanah fasilitas umum didaerah Bendil, Menganti Gresik saat ini sebagai tanah waduk tersebut terkena urukan dan  diduga dijadikan obyek perusahaan.
2.Meminta Pemkab untuk membuat TIM pencari fakta agar masalah cepat selesei dan agar tanah tersebut bisa dikembalikan sebagai mana mestinya dan fungsinya karena warga selama ini yang terkena dampak banjir.

Dari pemkab Gresik menanggapi tuntutan yang disampaikan perwakilan aksi yang disampaikan oleh Hari supriyono asisten pemkab, yang intinya semua terkait tuntutan massa aksi akan dikoordinasikan dengan pihak pihak terkait. mediasi berjalan lancar terkait tuntutan ditindak lanjuti secepat mungkin oleh pemerintah daerah.
"Tuntutan tersebut sudah ditindak lanjuti dan apabila dalam waktu satu sampai dua minggu maka kami akan unjuk rasa yang lebih besar lagi," kata Taufik Korlap aksi.

Sekitar Pukul 10.40 masa aksi meninggalkan kantor pemkab dan menuju kantor BPAN. Masa aksi ditemui oleh Asep Kepala BPAN Gresik, selanjutnya berdialog dengan Taufik korlap pengunjuk rasa yang intinya menyerahkan dokumen dan nama-nama yang sudah diajukan.
"Mohon BPAN Gresik agar menolak nama-nama tersebut dan melakukan ferifikasi,"jelasnya.

Tanggapan Asep yang intinya menerima dokumen dari perwakilan masa aksi dan akan menindak lanjuti serta melakukan pengkajian ulang kembali.

Sekitar Pukul 11.25 aksi masa meninggalkn kantor BPAN menuju kantor DPRD Gresik. Sekitar Pukul 11.55 Pengunjuk rasa tiba dikantor DPRD dan lngsung melakukan orasi secara bergantian yang intinya sama. Sekitar jam 12.07 perwakilan 10 orang dan korlap diterima oleh Anggota DPRD diantaranya dari Fraksi PKB dan Mega Bagus Putra dari Fraksi PDIP untuk berdialog diruang rapat DPRD
yang intinya :

Tuntutan Pengunjuk rasa diterima oleh Fandi Ahmad fraksi PKB yang isinya semua spesifikasi perwakilan masa secepatnya akan ditindak lanjuti. penyampaian saudara Atem warga Desa Bendil Menganti yang intinya menceritakan history tanah yang merupakan aset negara dan sekarang diuruk diduga untuk dijadikan tanah kapling oleh oknum pengusaha. Dalam penyampaian warga lainya diantaranya dimohon agar DPRD menindak lanjuti karena tujuan kami mengamankan aset negara, dan sekitar jam 13.30 mediasi selesei.

Perwakilan menyampaikan orasi didepan gedung dewan akan menunggu sampai ada putusan dari pihak terkait dan apabila tidak ada penyeleseian maka akan diadakan unjuk rasa yang lebih besar lagi, dan sekitar Pukul 13.30 selesei dengan aman dan terkendali.
(Rahmad)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HUT SUARAKPK KE 9 (APRIL 2018)