Muspika Kecamatan Darul Ihsan Dan Dinkes Aceh Timur Sosialisasi Kaki gajah - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


KODE ETIK WARTAWAN SUARAKPK

12 September 2019

Muspika Kecamatan Darul Ihsan Dan Dinkes Aceh Timur Sosialisasi Kaki gajah


Aceh Timur-DINAS Kesehatan Aceh Timur melakukan pemberian obat cacing massal kepad anak-anak dan orang dewasa untuk mendukung upaya pencegahan dan antisipasi penularan penyakit kaki gajah (filariasis).Di aula pukesmas Darul Ihsan.Kamis (12/9/2019)

Kabid P2P dinas kesehatan Aceh Timur,T, Zainal Abidin,SKM,Menurutnya, program pemberian obat cacing massal tersebut dilakukan rutin setiap satu tahun sekali meskipun Kota idi Rayeuk bukan merupakan wilayah endemik penyakit kaki gajah.

Pemberian obat cacing ini dilakukan di seluruh wilayah termasuk di kabupaten Aceh Timur Harapannya,jika pencegahan penyakit dilakukan secara bersama-sama tentu akan memberikan hasil yang optimal,katanya.

Pemberian obat cacing massal yang bisa diakses secara gratis tersebut dilakukan melalui seluruh Puskesmas yang ada di Aceh Timur dan diberikan saat layanan Posyandu maupun ke sekolah-sekolah.

Sasarannya puluhan ribu anak.Bahkan, orang dewasa juga bisa mengonsumsi obat cacing secara mandiri agar tidak tertular penyakit yang disebabkan oleh cacing filariasis tersebut,katanya.

Obat cacing yang diberikan adalah obat cacing yang mengandung albendazole karena dinilai ampuh untuk mencegah infeksi cacing.ujar Zainal Abidin.

Kepala puskesmas darul Ihsan, Marmeam,S,KEP, mendukung acara sosialisasi Tersebut guna untuk mencegah adanya kaki gajah khususnya di wilayah kerjanya,dan berharap masyarakat Darul Ihsan mau mengonsumsi obat cacing dengan teratur.

Narasumber Taufiq Candra, menjelaskan Pemberian obat cacing massal secara gratis tersebut dilakukan sejak empat(4) Tahun dan akan berakhir pada Tahun 2020,hingga saat ini,sudah mencapai 70 persen lebih dari target sasaran.

Mungkin jumlah target yang disasaran sudah lebih banyak, namun belum dilaporkan oleh Puskesmas yang juga rajin melakukan penyisiran jika masih ada anak yang belum memperoleh obat cacing,Ia menyebut sampai saat ini baru kita dapat kan informasi yang dikumpulkan pada tahun 2018 ada (59) orang dan pada tahun 2019 (70) orang dari 24 kecamatan, meningkat katanya.

namun demikian Taufiq mengatakan, kasus tersebut berpotensi terjadi di wilayah dengan kondisi lingkungan yang tidak terjaga kebersihannya,Oleh karena itu, penerapan program hidup bersih dan sehat menjadi salah satu upaya ampuh untuk mencegah penularan kaki gajah,katanya.

Kaki gajah adalah penyakit menular yang disebabkan oleh cacing filariasis dan ditularkan oleh berbagai jenis nyamuk.Penyakit tersebut bersifat menahuh dan bisa menyebabkan pembengkakan bagian tubuh apabila tidak segera diobati.Pembengkakan bisa di kaki, lengan atau alat kelamin.Tergantung penyumbatannya ada di bagian tubuh mana. Meski tidak menyebabkan kematian, namun bisa mengganggu aktivitas," katanya.(Dedi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HUT SUARAKPK KE 9 (APRIL 2018)