Proyek "Mangkrak" Diduga Milik Anggota DPRD - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


13 November 2018

Proyek "Mangkrak" Diduga Milik Anggota DPRD


BATU BARA, suarakpk.com - Pengerjaan peningkatan ruas jalan Desa Pematang Panjang menuju Limau Sunde Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara Sumatera Utara bersumber dari APBD Batu Bara no. kontrak 01-AP/APBD/SP/PPK-PML/PUPR-BB/2018 senilai Rp. 1.792.807.000 terbengkalai alias ngangkrak.

Pasalnya pengerjaan peningkatan ruas jalan yang dipadu dengan turap dikerjakan oleh CV. Cipta Perdana Jaya, yang diduga milik salah seorang anggota DPRD Batubara hingga saat ini baru menyelesaikan hotmix sepanjang 1100 meter sedangkan turap  baru dikerjakan sepanjang 400 meter.

Masyarakat Desa Pematang Panjang dan Desa Limau Sunde mempertanyakan kinerja rekanan yang sudah sebulan terakhir tidak melanjutkan pekerjaannya.

Hal tersebut dibenarkan Drs. Romulus Tindaon, SH selaku Ketua  Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) didampingi tokoh masyarakat H. Pasaribu, kemarin Senin (12/11/2018).

Dikatakan Tindaon, sudah sebulan pengerjaan terhenti dan  setelah warga meributkan barulah masuk material berupa batu mangga. Namun diakui Tindaon meski batu telah masuk ke lokasi toh tidak ada pekerja yang melanjutkan pengerjaan.

Sementara anggota DPRD Batu Bara Fraksi PDI-P Jalasmar Sitinjak saat dikonfirmasi di ruang Fraksi menolak tudingan yang menyatakan proyek peningkatan ruas jalan tersebut miliknya.

"Itu tidak benar. Selama 4 tahun saya anggota DPRD tidak pernah mengerjakan proyek apapun", bantah Sitinjak.

Diakui Sitinjak, memang dirinya yang mengusulkan peningkatan ruas jalan itu dan selama pengerjaan sering turun ke lokasi. Namun dikatakannya hanya sebatas pengawasan saja agar pengerjaan sesuai bestek.

"Memang sangat tidak etis bila anggota dewan mengerjakan proyek namun desas desus sudah lama beredar kalau anggota dewan mendapat 'fee' atas proyek yang diajukannya" ujar tokoh muda  Gemkara Yusriadi Sitorus menanggapi tudingan oknum anggota DPRD ikut sebagai kontraktor.(Rahmat hidayat.)

No comments:

Post a Comment