Diduga Panik Biaya Anak, TKS RSUD Batu Bara Tabrak Tiang Selasar - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


13 November 2018

Diduga Panik Biaya Anak, TKS RSUD Batu Bara Tabrak Tiang Selasar


BATU BARA, suarakpk.com - Hingga masuk minggu kedua November 2018, kepastian pembayaran honor 25 TKS RSUD Batubara masih samar-samar. Apa yang dijanjikan petinggi Kabupaten Batu Bara beberapa waktu lalu masih terus dinantikan para TKS yang belum menerima honor sejak Januari 2018 silam.

Salah seorang TKS RSUD Batu Bara Salbiah alias Butet (44) yang bertugas sebagai cleaning servis sangat terpukul membiayai 4 orang anak-anaknya akibat honor belum cair.

Sebagai seorang janda yang tidak memiliki sumber pencaharian lain terpaksa menggantungkan hidup dari belas kasihan orang lain.
"Sebenarnya saya malu pak mengharapkan belas kasihan orang, tapi apalah dayaku demi menghidupi keempat anak terpaksa kuterima", ujar Salbiah lirih saat ditemui wartawan, kemarin Senin (12/11).

Ketika ditanya apa penyebab luka dikeningnya, dengan tersipu-sipu janda beranak empat yang tinggal di gubuk reot tersebut mengatakan akibat menabrak tiang selasar RSUD Batu bara.

Dengan terbata-bata Salbiah menerangkan sewaktu bekerja sebagai cleaning servis di RSUD Batu Bara, tiba-tiba kepalanya pusing dan sempoyongan. Meski begitu Salbiah masih terus melanjutkan pekerjaannya. Karena kepalanya semakin pusing, Salbiah terjatuh dan kepalanya terbentur tiang selasar  RSUD hingga pelipis mata sebelah kanan robek mengeluarkan darah.

" Mungkin karena bebanku sudah terlalu banyak  hingga kepalaku pusing dan sempoyongan", tambah  Salbiah yang   telah 7 tahun hidup menjanda.

Menanggapi kehidupan TKS RSUD Batu Bara yang menanti kepastian pembayaran honor, pemerhati sosial dan kemasyarakatan Batu Bara Mazlan angkat bicara.

" Kita berharap Pemkab Batu Bara melalui dinas terkait menyegerakan pembayaran honor mereka. Jangan hanya memberikan 'angin sorga' namun secara konkrit harus berbuat", tegasnya sembari menyatakan honor itu adalah hak azasi dan hak hidup  pekerja. (Rahmat hidayat)

No comments:

Post a Comment