Ada Apa, Pabrik Di Desa Rejosari Di Demo Warga - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


30 November 2018

Ada Apa, Pabrik Di Desa Rejosari Di Demo Warga

LAMONGAN, suarakpk.com - Bau menyengat yang ditimbulkan dari limbah cair PT. Bumi Menara Internusa (BMI) pengolahan udang di Kabupaten Lamongan menganggu masyarakat sekitar dan pengguna jalan. Bau menyengat itu muncul setiap masuk musim penghujan. Pabrik yang berdiri di Dusun Gajah Desa Rejosari Kecamatan Deket semakin dikeluhkan warga.

Puncaknya, ratusan warga dari Desa Nginjen, Srirande, Pondok, Pancur, Ploso buden, Sidobinangun dan Rejosari akhirnya melakukan demo ke lokasi pabrik, kemarin Selasa (27/11/2018).

Warga menuntut agar pabrik bertanggungjawab menghilangkan limbah bau busuk menyengkat.
"Kalau memang perusahaan tidak mau mengabulkan tuntutan lebih baik ditutup saja," ungkap masyrakat".

Massa yang terdiri dari bapak dan para ibu-ibu ini mendesak pihak perusahaan agar segera menyelesaikan persoalan tersebut. perwakilan warga sebenarnya sudah pernah menyampaikan tuntutannya. Namun sampai musim penghujan terakhir ini bau busuk itu tetap berbau.

Menurut pendemo, tidak hanya bau busuk yang menyengat, namun limbah cair pabrik ini juga meluas hingga ke kali pertanian.

Petani sampai tidak berani memanfaatkan air kali yang tercemar limbah pabrik, Ikan tambak di sekitar pabrik banyak yang mati tercemar limbah pabrik," kata warga.

Akibatnya petambak harus menunggu air tadah hujan. Kalau memaksakan menggubakan air kali, resikonya ikan mati.
Tidak hanya ikan bibit yang mati, ikan jaer sebesar telapak tangan juga mati.

Tuntutan warga sederhana, atasi bau limbah dan jangan membuang lingkungan pertanian.

Korlap aksi, Arian Yusuf Wicaksono, pemimpin aksi menegaskan, bagaimana caranya BMI mengatasi bau busuk ini BMI jangan hanya mau untungnya saja.Tapi mau menghormati hak hak warga," kata masyarakat.

Sampai berita ini dikirim, massa masih konsentrasi di lokasi pabrik dan menunggu hasil pertemuan sejumlah perwakilan dengan pihak perusahaan.(yanto/Red).

No comments:

Post a Comment