Kepsek SMP Bobkri 5 Yogyakarta, Jarot S.Si Ungkapkan Cara Membentuk Karakter Anak Jaman Now - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


27 September 2018

Kepsek SMP Bobkri 5 Yogyakarta, Jarot S.Si Ungkapkan Cara Membentuk Karakter Anak Jaman Now


Yogyakarta, suarakpk.com - Mengamati perkembangan kehidupan Anak Jaman Now, memang tidak seperti Jaman dahulu,  Anak Jaman dahulu cenderung patuh terhadap Orang Tua, satu kata dari orang tua, perkataan tersebut akan di ingat seumur hidup. Akan tetapi Anak Jaman Now tidak semua bisa dan setuju dengan pendapat Orang tua dan Guru di kelas. Banyak Anak yang tumbuh dewasa seperti harapan Orang tua, dan tentunya akan menggembirakan dan membahagiakan. Tetapi ada juga beberapa Anak yang dianggap tidak sependapat dengan Orang tua, dan menjadi kegelisahan bagi keluarga.

Di Jaman Now seperti saat ini, Anak - anak lebih akrab dengan Handphone atau Gadget dari pada dengan Orang tuanya, banyak juga Anak yang belum punya SIM sudah mengendarai sepeda motor ke Sekolah dan bahkan bermainpun pakai motor sendiri. Lebih Ironisnya lagi ada juga Anak yang mogok Sekolah dan berkomunitas serta membentuk dunianya sendiri, berani melanggar aturan dan norma - norma yang ada pada Masyarakat, serta mengabaikan jam belajar dan sebagainya. Bahkan ada beberapa anak yang sudah melakukan tindak Kriminal, seperti melempari batu pada mobil yang lewat. Awalnya sebuah keisengan yang mereka tidak sadari bahwa itu dapat merugikan Orang lain, yang dilakukan tanpa beban dan ringan saja.

Menanggapi Karakter Anak Jaman Now, Jarot S.Si., Kepala Sekolah SMP Bobkri 5 Yogyakarta saat di jumpai suarakpk, beberapa waktu yang lalu, hari Selasa (25/9). Bertempat diruang Kepsek, Jarot mengungkapkan, bahwa karakter Anak terbentuk oleh lingkungan dia tinggal, yaitu Keluarga, lingkungan Sekolah dan lingkungan Masyarakat, ketiga lingkungan tersebut harus dapat bersinergi untuk membentuk karakter Anak. "Keluarga adalah tempat utama yang harus dibuat nyaman bagi Anak -anak. Orang tua harus bisa sebagai teman curhat bagi Anak-anak, sehingga mereka tidak mencari tempat di luar sana yang belum tentu memberi dampak yang baik." ungkapnya.

Lebih lanjut Jarot juga memaparkan, bahwa Sekolah adalah tempat kepanjangan dari Keluarga yang tidak hanya menitik beratkan pada nilai Akademik, akan tetapi pembangunan Karakter juga harus mengimbanginya. "Walaupun sebenarnya pada Kurikulum 13 sudah diprogramkan, tetapi tanpa ada dukungan dan sinergitas antara Orang tua, Sekolah dan lingkungan Masyarakat sekitar tidak akan bisa membentuk karakter Anak yang baik." tegas Jarot.

Jarot juga menegaskan ketika Anak besok berkeluarga mungkin tidak ada yang tanya sekolahnya dimana? Akan tetapi Kerja dimana dan Putrane pinten?. "Itu karena Sekolah dimanapun baik, tidak harus yang Favorit, asal rajin masuk Sekolah dan melakukan tugasnya dengan baik, pasti kesuksesan tidak akan kemana." pungkasnya. Ini sebuah motivasi dari sosok seorang Guru, Jarot S.Si., yang tidak ingin Anak - anak kita keluar dari jalur Pendidikan Karakter yang baik. (Sukoco/Red).

No comments:

Post a Comment