Karena Satu Bediang, 14 Rumah Di Desa Kamolan, Kab.Blora, Hangus Rata Dengan Tanah - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


11 September 2018

Karena Satu Bediang, 14 Rumah Di Desa Kamolan, Kab.Blora, Hangus Rata Dengan Tanah


BLORA, suarakpk.com - Warga Dk.Kadengan Ds.Kamolan kemarin Minggu (9/9) digegerkan dengan kebakaran rumah. Kejadian yang terjadi sekira pukul 11.00 wib seorang saksi melihat ada asap tebal yang berasal dari Dk.Kadengan Rt.03 Rw.01 Ds.Kamolan Kec/Kab. Blora, selanjutnya menghampiri asap tebal tersebut dan ternyata berasal dari rumah Slamet dan kemudian mengintip rumah Slamet dari belakang sebelah timur,  mengetahui rumah terbakar, dirinya langsung meminta bantuan kepada warga sekitar.
Penyebab kebakaran diduga dikarenakan dari pembakaran kayu yang digunakan untuk mengasapi nyamuk dan lalat (dalam bahasa jawa BEDIANG) yang berada didalam kandang sapi milik korban Slamet.
Dari kejadian terbakarnya rumah tersebut, Slamet harus rela kehilangan 3 (tiga) unit rumah terbuat dari kayu jati yang berbentuk mujur dengan masing – masing berukuran 6m2x12 m2, 1 (satu) SPM honda, 1 (satu) ekor sapi , serta perabot rumah tangga dengan total kerugian kurang lebih Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah).
Sementara, tetangganya, Suparno juga turut mengalami kerugian, dia harus kehilangan 2 (dua) unit rumah  yang terbuat dari kayu jati dengan berbentuk bekuk lulang masing – masing berukuran 10m2 x 12m2 serta perabot rumah tangga dengan total kerugian kurang lebih Rp. 150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah).
Nasib yang sama juga dialami oleh Bambang, yang juga harus kehilangan 3 (tiga) unit rumah dari terbuat kayu jati berbentuk bekuk lulang berukuran diantaranya 6m2 x 14m2, 8m2 x 14m2, 11m2 x 11m2 (sebagai gudang) serta perabot rumah tangga dengan total kerugian kurang lebih Rp. 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah).
Selain itu, tetangga lainnya, Dasir  yang terdiam diri, melihat (dua) unit rumah terbuat dari kayu jati berbentuk bekuk lulang masing – masing berukuran 10m2 x 12m2 yang runtuh hangus terbakar, serta perabot rumah tangga dengan total kerugian kurang lebih Rp. 150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah). Sedangkan Mujiati yang turut kehilangan 1 (satu) rumah terbuat dari bata/tembok berbentuk lantai 2(dua) serta perabut rumah tangga dengan total kerugian lenih dari Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah).
Di sisi lain, Mijah  juga harus terdiam meratapi 1 (satu) rumah terbuat dari kayu jati berbentuk bekuk lulang berukuran 10m2 x 12m2 rata dengan tanah, serta perabot rumah tangga dengan total kerugian lebih dari Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah)  .
Sementara Ngarimin dan Ngadinah juga mengalami hal serupa, mereka berdua harus rela kehilangan masing-masing 1 (satu) unit rumahnya yang terbuat dari kayu jati dan perabot rumah tangga dengan total kerugian masing masing lebih dari Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah).
Menurut keterangan Kapolsek blora AKP Ages Budiana kebakaran dipicu dari nyala bediang/ pembakaran untuk menghalau nyamuk dan lalat.
“Atas kejadian tersebut para korban mengalami total kerugian kurang lebih 900.000.000,- dan tidak ada korban jiwa" ungkapnya. (Bambang/red)

No comments:

Post a Comment