DIDUGA SARAT KKN Proyek Dinas PUPR Batu Bara, "Seminggu Dikerjakan Sudah Patah" - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


29 September 2018

DIDUGA SARAT KKN Proyek Dinas PUPR Batu Bara, "Seminggu Dikerjakan Sudah Patah"


BATU BARA, suarakpk.com - Proyek Peningkatan Ruas Jalan Kelurahan Pangkalan Dodek menuju Sei Buah Keras dari Dinas PUPR Batu Bara banyak menuai masalah. Soalnya proyek yang dimaksud baru seminggu sesudah dikerjakan sudah rusak dan di beberapa tempat terlihat patah. Atas hal ini proyek yang dikerjakan CV GANESHAI, dengan Nilai Kontrak Rp 1.425.400.000, Sumber Dana dari APBD Batu Bara dengan No Kontrak 25 - PK/APBD/SP/PPK - PML/PUPR - BB/2018, Tanggal Kontrak 10 Juli 2018 diduga sarat dengan Korupsi.


Sementara itu, di lokasi Proyek yang persis di depan Masjid Raudhatul Muslimin salah seorang Warga setempat yang tidak mau menyebutkan namanya hari ini Sabtu 29/09/2018 saat ditemui Media suarakpk mengatakan, Proyek itu baru saja dikerjakan sudah mengalami patah pada tengah jalan, "aku heran, masa proyek Milyaran sudah patah, kurasa tidak sesuai bang, ah sulit lah dibicarakan bang, seperti ada permainan." kata Warga dan diaminkan warga lain.

Sebelumnya di depan Kantor Camat Medang Deras Warga Kelurahan Pangkalan Dodek berinisial "Sap" menuturkan, Sample (contoh) campuran semen diambil hanya beberapa truk Mixer,  "Cor-an yang dituangkan untuk Proyek itu kebanyakan air dan sample yang diambil pihak Dinas PUPR hanya 1 truk Mixer saja, biasanya kalau untuk sample seharusnya semua truk Mixer diambil namun entah kenapa begitu." tuturnya keheranan. "Sap" juga menambahkan seyogyanya kekuatan cor-an itu K-300 namun menurutnya diduga kuat ada permainan antara pihak Kontraktor dengan Pengawas lapangan, "Yang mengambil sample itu kalau aku tidak salah dengar dipanggil dengan sebutan Kancil, kurasa banyak permainan lah." imbuhnya.


Untuk itu diharapkan kepada Pejabat dan Aparat terkait agar segera dapat meninjau ke lokasi yang disebutkan guna mendapatkan hasil yang sebenarnya, karena Proyek Milyaran Rupiah itu dikhawatirkan tidak sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB). Selain itu Proyek tersebut dikerjakan pihak rekanan diduga ada kesalahan yang tidak sesuai dengan lokasinya, sebab lokasi Proyek yang seharusnya dikerjakan adalah di Kelurahan Pangkalan Dodek Baru sementara di papan Informasi tertera Kelurahan Pangkalan Dodek. (414/Red).

No comments:

Post a Comment