Kasek SD 014704 Durian Diduga Salahgunakan Dana BOS - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


07 August 2018

Kasek SD 014704 Durian Diduga Salahgunakan Dana BOS


BATU BARA, suarakpk.com - Kondisi sekolah SD 014704 yang terletak di-Dusun Pasir Putih Desa Durian Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara Sumatera Utara sangat memperihatinkan selain ruang kelas, seperti pintu dan jendela sudah kupak kapik, asbes yang berjatuhan dari atas juga mobiler yang digunakan terlihat sudah tidak layak digunakan.

Pasalnya mobiler (meja dan kursi) yang digunakan terlihat banyak paku yang bersumbulan dan ini tentunya para Siswa/i tidak mendapatkan rasa aman saat proses belajar.

Kepala Sekolah (Kasek) SD 014704 Desa Durian Rahmah Senin 06/08 diruangan menjelaskan untuk tahun 2018 Siswa/i Sekolah sebanyak 194  orang dengan anggaran dana BOS sebesar Rp 160 juta/tahun dan pada tahun 2017 murid disekolah itu sebanyak 200 orang.

Lanjutnya dana BOS yang selama ini didapat tidak ada digunakan untuk pembelian mobiler melainkan untuk pembelian buku " dana BOS saya gunakan hanya untuk buku, kalaupun ada sisa  barulah saya belikan untuk mobiler, ya sedikit sedikitlah" terang Rahmah enteng.

Dia juga mengatakan jika kondisi ruang kelas sekolah yang dipimpinnya tidak kupak kapik menurutnya pihaknya tidak akan mendapatkan bantuan, " tapi kalau ruang kelasnya tidak rusak, mana mungkin kami dapat bantuan " katanya terkesan sepele.

Rahmah menambahkan, rusaknya ruang kelas yang disebutkan, karena pada awal dibangunnya sekolah itu menurutnya memang tidak sesuai dengan mencontohkan bangunan ruang perpustakaan tahun lalu sebulan dihuni sudah rusak " jika pemasangan rangka baja tidak betul maka akibatnya saat hujan airnya menetes diatas gipsum jadinya ya seperti inilah, coba lihat asbesnya kan rusak", imbuhnya .

Selain itu Rahmah juga terkesan buang badan dengan mengatakan kerusakan ruang kelas itu sudah terjadi sebelum dirinya dirinya menjabat Kasek disekolah tersebut" ruang kelas itu sudah rusak semenjak tahun 2012 tapi parahnya baru sekarang " katanya terkesan mengelak.

Pantauan Suarakpk terlihat pada papan informasi pencairan dana BOS untuk tahun 2018, tri wulan pertama sebesar 20% Rp 32 juta, tri wulan kedua 40% 64 juta, tri wulan ketiga Rp 32 juta dan tri wulan keempat sebesar Rp 32 juta  dengan rincian penggunaan Pengembangan Kompetensi Kelulusan Rp 5.705.000, Pengembangan Standart Isi Rp 5.165.000, Pengembangan Standart Proses Rp 41.410.200, Pengembangan Pendidikan dan Tenaga Pendidikan Rp 4.390.000, Pengembangan Sarana dan Prasarana Sekolah Rp 28.080.000 Pengembangan Standart Pengelolaan Rp 24.720.000, Pengembangan Standart Pembiayaan Rp 41.552.800 dan Pengembangan dan Implementasi Sistem Penilaian Rp 8.977.000.

Saat ditanya tentang Pengembangan sarana prasarana sekolah sebesar Rp 28.080.000 dan untuk apa saja digunakan, namun Kasek yang satu ini tidak dapat menjelaskan.

Pada hari yang sama warga sekitar minta namanya tidak dipublikasikan mengatakan siswa/i kelas VI sudah lama belajar tanpa meja dan kursi " semenjak dia (Rahmah-red) menjadi Kasek, ruang kelas itu hancur, dan anak yang belajar menggunakan tikar itu memang sudah cukup lama, tapi tadi pagi, kami lihat anak anak itu mengangkat meja dan kursi, entah darimana kami tak taulah, mungkin itulah dipakai anak anak, kalau tidak selama ini Siswa/i harus membawa kursi dari rumah, kursi itulah dijadikan meja,  semenjak dia (Rahmah-red) menjadi Kasek memang parahlah" tutur warga kesal.

Sebelumnya, salah seorang guru kelas VI sekolah itu berinisial E membenarkan ruangan kelas tempatnya mengajar tidak memiliki mobiler dan itu sudah berlangsung semenjak ia dimutasi dari SD 015868 Lalang setahun lalu, ruangan tersebut tanpa ada mobiler " semenjak saya dimutasi kesekolah ini (014704-red) memang tidak ada mobilernya pak, untuk duduk saya harus menggunakan tikar, kalau tidak bagaimana mereka (Siswa/i-red) mau belajar". jelasnya

Dalam hal ini, kasek 014704 Desa Durian Kecamatan Medang Deras diduga telah menyalahgunakan anggaran BOS, hal itu terlihat pada papan informasi untuk Pengembangan Sarana dan Prasarana Sekolah sebesar Rp 28.080.000 namun yang bersangkutan tidak dapat memberikan rincian anggaran yang digunakan.(414/red)

No comments:

Post a Comment