Anak Umur 1,5 Tahun Dibuang Orang Tuanya Di Teras Warga Desa Ambarwinangun - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


20 August 2018

Anak Umur 1,5 Tahun Dibuang Orang Tuanya Di Teras Warga Desa Ambarwinangun


KEBUMEN suarakpk.com - Warga masyarakat Desa Ambarwinangun Kecamatan Ambarwinangun, Kabupaten Kebumen dihebohkan dengan adanya penemuan anak balita jenis kelamin perempuan umur kurang lebih 1,5 tahun, yang ditemukan di salah satu teras rumah milik warga RT 06 RW 01 Desa Ambarwinangun pada hari kamis (16/8) kemarin sekira pukul 20.20 Wib.
Saat dikonfirmasi, puskesmas Ambal 2 di mana anak balita tersebut telah dititipkan oleh polsek Ambal. Kepala puskesmas Ambal 2, Hediyanto SKM mengatakan bahwa pada hari kamis tanggal 16 Agustus 2018 sekira pukul 20.20 Wib telah ditemukan seorang balita jenis kelamin perempuan usia kurang lebih 1 tahun 6 bulan, di teras rumah salah satu warga rt 06 rw 01 Ambarwinangun kec Ambal kab.kebumen tepatnya di teras rumah H.Muhamad Muksin, seorang guru Mts Ma’arif Ambarwinangun.
Hediyanto menjaskan setelah anak tersebut ditemukan, masyarakat berame rame melapor kepada salah satu warga Ambarwinangun kebetulan anggota polisi dan sedang tidak tugas.
“anggota polisi yang sedang tidak bertugas, langsung menghubungi Polsek Ambal, selanjutnya polsek Ambal mengevakuasi anak balita tersebut dan dititipkan sementara di puskesmas Ambal 2 untuk menunggu proses selanjutnya.” jelas Hediyanto.
Menurut Hediyanto, mengaku bahwa pihak puskesmas sudah menghubungi Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kab.Kebumen untuk proses selanjutnya dikarenakan di puskesmas 2 Ambal, fasilitasnya tidak memadai maka hanya bersifat sementra.
“Adapun kondisi fisik anak tersebut di bagian kepala terdapat borok akibat kurang perawatan orang tuanya. Dan juga terdapat luka semacam koreng hitam di sekitar siku tangan dan kaki.” tuturnya.
Terpisah, suarakpk.com saat mengkonfirmasi H.Muhamad Muktin yang berprofesi guru MTS Ma’arif Ambarwinangun di ruang kerjanya, membenarkan keterangan Kepala Puskesmas Ambal 2 Hediyanto SKM.
“pada saat ditemukan di terasnya, anak balita dalam posisi menangis keras, setelah keluar rumah dan dibopong kemudian dikasih minum manis, anak tersebut langsung diem. Akan tetapi infomasi pada sore harinya sebelum magrib anak tersebut diambil pihak keluarga atau mbahnya.” terang Muktin. (wasino/red).

No comments:

Post a Comment