Pemprov Diduga Tahan Bantuan Beasiswa Perguruan Tinggi - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


17 July 2018

Pemprov Diduga Tahan Bantuan Beasiswa Perguruan Tinggi



SOFIFI, suarakpk.com - Pemprov Maluku Utara (Malut) diminta segera mencairkan dana bantuan beasiswa bagi perguruan tinggi yang kini mengendap di Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Malut.

Salah satu mahasiswa pasca sarjana yang enggan namanya ditulis, kepada media ini, kemarin Minggu (15/07/2018) di Ternate, mengatakan, sebagai gubernur harus bijak dalam mengambil kebijakan memahami kondisi saat ini. Sebab, anggaran untuk beasiswa bagi mahasiswa tersebut sudah di ploting dalam APBD induk 2018 sebesar Rp 60 miliar lebih, bagi mahasiswa studi sarjana strata satu, sarjana magister dan sarjana doktor dengan besaran bantuan yang bervariasi sesuai jenjang pendidikannya."Untuk besaran bantuan S-1 itu Rp 8 Juta, S-2 Rp 25 Juta dan S-3 Rp 50 juta, yang diberi dalam setahun. Tapi anehnya sampai sekarang kami belum terima,"ucapnya.

Ia mengaku bingung dengan sikap Pemprov melalui Kepala BPPKAD Malut Ahmad Purbaya yang terkesan cuek merealisasikan pencairan anggaran bantuan beasiswa tersebut. Apalagi, alasannya karena APBD tahun ini telah fokuskan ke pelaksanaan Pilkada gubernur kemarin maupun alasan lain."Bagi kami, alasan anggaran beasiswa tidak cair karena Pilkada gubernur sangat tidak masuk akal,"kesalnya.

Diungkapkannya, bantuan beasiswa dari Pemprov ini sangat dibutuhkan untuk menunjang studi mereka yang ditempuh diluar  wilayah Malut. Karena itu, pihaknya mewakili rekan-rekannya yang lain berharap ada niat baik dari kepala BPPKAD Ahmad Purbaya untuk segera mencairkan bantuan beasiswa bagi putra putri Malut ini."Mestinya bantuan beasiswa kami ini sudah harus dicairkan di bulan April-Mei kemarin. Tapi, tanpa alasan yang jelas pencairan harus molor hingga Juli,"harapannya.

Ditegaskan, dirinya bersama rekan-rekannya terkesan menuntut Pemprov segera cairkan bantuan beasiswa itu, selain sudah dianggarkan, toh selesai mereka studi akan kembali untuk mengabdi di Malut melalui perguruan tinggi tempat asal bertugas."Kami ini akan jadi aset Malut di bidang SDM, tapi kenapa Pemprov minim perhatian seperti ini,"tutupnya.(rd/red).

No comments:

Post a Comment