Pembagian Bantuan Sosial di Mabholu Diduga Tebang Pilih - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


09 July 2018

Pembagian Bantuan Sosial di Mabholu Diduga Tebang Pilih



MUNA, suarakpk.com- Merasa tidak ada keadilan dalam hal pembagian raskin oleh  aparatur desa Mabholu, masa yang tergabung dalam lembaga Forum Mahasiswa dan Pemuda Lawela (Fommala) mendatangi gedung Dinas Sosial, Senin (09/07/18).

Mereka menyampaikan aspiras karena mereka curiga terkait bansos ada beberapa warga yang tidak termasuk dalam bantuan tiba tiba terdaftar sementara yang memenuhi syarat untuk terima malah tidak terdaftar.

Koordinator lapangan (korlap), Suntik La Ode mengatakan, kalau pembagian beras yang dilakukan aparat desa sangat tidak transparasi bahkan seperti ada kejanggalan karena dalam pembagian itu untuk satu orang kadang namanya dobol tiga kali tapi anehnya mereka terima hanya satu kali sementara yang sisanya dikemanakan.

"Temuan kita itu ada 45 orang yang namanya dobol kadang satu orang ada tiga nama namun saat pembagian beras tidak sesuai yakni hanya satu kali saja sementara sisanya mereka kemanakan," ungkapnya.

Kata dia, masyarakat merasa resah karena orang-orang yang seharusnya tidak layak dapat, tapi tiba-tiba dimasukan dalam daftar pemabagaian padahal masi banyak masyarakat yang seharusnya wajib menerima bansos itu.

"Untuk itu kami harap Kepala dinas sosial untuk memantau apa yang menjadi kinerja kades terkait bansos untuk masyarkat karena kami hanya mencari keadilan yang selayaknya ditegakan demi kepentingan masyarkat," ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial,La ode.M Satri mengatakan,Ini menjadi referensi kita yakni dalam peran bantuan sosial jadi kita tidak akan diam apa lagi dilapangan ada oknum yang coba bermain untuk itu kita akan berusaha mencek kebenarannya.

"Saya berjanji besok kita akan turun lapangan dan mencek kondisi yang sebenarnya dan terkait itu tidak ada konspirasi antara dinsos dengan pihak desa karena untuk data tidak ada data yang falid selain data dinsos," tutupnya. (Randy Yaddi).

No comments:

Post a Comment