Pembangunan Masjid Terbengkalai Di Ketapang Akan Dilanjutkan 2019 - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


03 June 2018

Pembangunan Masjid Terbengkalai Di Ketapang Akan Dilanjutkan 2019


TAKENGON, suarakpk.com - Masjid Islamic Center dengan nilai kontrak Rp 3.143.128.000 (Tiga Miliar Seratus Empat Puluh Tiga Juta Seratus Dua Puluh Delapan Ribu) yang bersumber dari APBN melalui Kementerian Desa dan Transmigrasi tahun anggaran 2016 yang dibangun di Kota Terpadu Mandiri (KTM) Ketapang, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah terbengkalai.

Selain terbengkalai, Masjid tersebut belum memiliki Pagar, Turap, Keramik Plafon serta Relif, dan saat ini terlihat dilokasi sarana ibadah itu banyak sapi yang berkeliaran dan meninggalkan kotoran.

Salah satu masyarakat setempat Sofyan mengaku, Masjid tersebut sudah dibangun beberapa tahun yang lalu, namun hingga saat ini pengerjaannya masih 75 persen.

“Kami juga bertanya-tanya kenapa lama betul siapnya, padahal masyarakat ingin memfungsikan tempat ibadah itu, saat ini kondisinya selain bocor juga tidak terurus dan menjadi pertanyaan ditengah-tengah masyarakat”, ungkap Safwan melalui telepon selulernya, Kamis 31/05/2018, sembari berharap dinas terkait bertanggung jawab untuk menyelesaikan tempat ibadah itu.

Sementara itu, Mantan Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang menangani pembangunan tersebut mengaku, pembangunan sarana ibadah yang berada di Ketapang Linge itu saat ini sudah tidak memiliki anggaran sehingga pengerjaanya ditunda untuk sementara waktu, direncanakan pembangunan akan dilanjutkan pada Tahun 2019 mendatang.

“Pada Tahun 2017 dan 2018 sudah dilakukan pengajuan namun pusat belum memiliki anggaran untuk lanjutan pembangunan karena sumber Anggaran dari APBN, setelah melewati beberapa kali rapat akhirnya diputuskan akan dilanjutkan pembangunan pada Tahun 2019 mendatang”, Terang T. Alaidinsyah yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Transmigrasi.

Anggaran yang diusulkan untuk kelanjutan pembangunan sarana ibadah itu berkisar antara Rp 2,5 miliar, selain untuk pembangunan Pagar, Keramik, Relif, Plafon akan dibangun juga Turap untuk menghindari terjadinya longsor.

“Terkait sapi yang berkeliaran diseputaran Masjid tersebut dan banyaknya kotoran hewan sebelumnya kami sudah membuat pagar darurat dengan kawat berduri, mungkin sudah rusak atau ada yang membuka sehingga sapi tersebut bebas berkeliaran diseputar Masjid”, ujarnya.

Terangnya lagi, pengajuan pembangunan Masjid tersebut pada Tahun 2011 silam, namun Pemerintah Pusat baru menurunkan anggaran pada Tahun 2016, setelah turunnya anggaran itu ada beberapa item dari pengajuan tersebut yang direvisi.

“Kenapa direvisi, karena satuan harga dari tahun 2011 ke Tahun 2016 sudah berbeda, kan harus ada beberapa kegiatan yang direvisi, akibat minimnya anggaran itulah Masjid Ketapang tersebut belum selesai dibangun hingga seratus persen”, paparnya.

Ia berharap fasilitas umum tersebut selesai dikerjakan pada tahun 2019 mendatang, sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.

“Apalagi di Ketapang akan menjadi pemekaran Kecamatan, dan akan menjadi Kota Terpadu Mandiri (KTM), nah kantor KTM itu nanti bisa digunakan untuk kantor Kecamatan, karena disitu pusat pertumbuhan, sudah memiliki Puskesmas, Pasar dan Terminal akan dibangun juga disitu”, tutup T. Alaidinsyah.

Untuk diketahui, pembangunan sarana ibadah yang berada di Ketapang Nusantara Kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah dikerjakan oleh PT. Gunung Sayang Abadi mulai 28 Maret 2016 hingga 22 November 2016 dengan pagu anggaran Rp 3 miliar lebih. (MC)

No comments:

Post a Comment