Febrina, Bacaleg Kota Salatiga, Usung Politik Akal Sehat Melalui Rumah Aspirasi - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


25 June 2018

Febrina, Bacaleg Kota Salatiga, Usung Politik Akal Sehat Melalui Rumah Aspirasi


SALATIGA, suarakpk.com - Tahun politik memang selalu memiliki hal yang menarik untuk diperhatikan dan dicermati warga masyarakat di Indonesia, Juni 2018 ini merupakan tahun pemilihan Kepala Daerah Gubernur maupun Walikota atau Bupati secara serentak di beberapa Provinsi dan Kota Kabupaten di Indonesia. Usai pemilihan Gubernur dan Walikota atau Bupati, Rakyat Indonesia di tahun 2019 akan disuguhi kembali Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden. Walau waktu masih setahun ke depan, suasana Pemilihan Legislatif sudah terasa di bulan juni 2018 ini, banyak para Bakal Calon Legislatif yang merupakan pendatang baru di dunia politik, mereka mulai bergerilya memperkenalkan diri dan membangun komunikasi dengan warga masyarakat pemilih di daerahnya masing masing.
Seperti nampak di Kota Salatiga, Jawa Tengah, seorang Bakal Calon Legislatif Kota Salatiga, dari Partai Golkar, Febrina, nampak mulai mempersiapkan dirinya untuk ikut dalam kontes mencari kepercayaan warga masyarakat di Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga dengan meminta pertimbangan bukan hanya dari keluarga, namun dengan teman dan sahabatnya.
Febrina mengaku ikut turun dalam panggung politik karena merasa terpanggil nuraninya untuk ikut berkiprah dalam pengabdian pembangunan warga masyarakat Kota Salatiga, khususnya di Kecamatan Tingkir.
"saya terpanggil untuk ikut terjun di dunia politik, setelah hampir tiga belas tahun ikut mendampingi suami saya dalam berbagai kegiatan sosial masyarakat di Kota Salatiga maupun di Jawa Tengah hingga di tingkat Pusat" tutur Febrina yang juga dipercaya menduduki posisi bendahara DPD II Partai Golkar Kota Salatiga saat di temui di rumahnya, Perum Pepabri Tingkir, tadi siang, Minggu (24/6).
Menurut Ibu dari Defi Malitasari dan Muhammad Dean Evandra ini, bahwa dengan dirinya terjun ke panggung politik berharap dapat mensosialisasikan dan mengembangkan makna politik akal sehat dalam mewujudkan Revolusi Sistem Moral Bangsa di Kota Salatiga menjadi nafas baru dalam pembangunan demokrasi di Indonesia.
Selain itu, ditambahkan Febrina yang merupakan Bakal Calon Anggota Legislatif (DPRD) Kota Salatiga yang rencananya melalui Daerah Pemilihan Kecamatan Tingkir, mengaku memiliki pemikiran tersendiri, jika dirinya terpilih dan dipercaya oleh warga masyarakat Kota Salatiga, dirinya berharap bisa memiliki rumah aspirasi warga masyarakat tingkir dalam memperjuangkan kesejahteraan dan meningkatkan pembangunan perekonomian mandiri berbasis warga melalui berbagai kegiatan wiraswasta.
Dirinya pun bermimpi jika dipercaya duduk sebagai anggota DPRD Kota Salatiga, akan memberikan gaji pokoknya sebagai anggota DPRD untuk membangun Prakoperasi Lingkungan Warga.
"insya allah, jika saya dipercaya menjadi wakil rakyat di salatiga, sengaja akan saya hibahkan gaji pokok yang saya terima sebagai anggota DPRD selama 5 tahun, untuk membangun Prakoperasi lingkungan sebagai wujud pembangunan ekonomi mandiri berbasis kerakyatan." ujar Febrina yang juga pimpinan perusahaan sebuah media yang sudah tersebar di 11 Provinsi Se Indonesia ini.
Munurutnya, dengan adanya pembangunan ekonomi mandiri berbasis kerakyatan, diharapkan akan mampu memberikan kontribusi yang baik bagi peningkatan ekonomi warga melalui usaha kecil yang dimodali dari Prakoperasi Lingkungan.
"dengan adanya pemberian gaji pokok sebagai anggota DPRD, diharapkan bisa membantu warga dibidang ekonominya untuk meningkatkan kesejahteraan rumah tangganya. Sebab melalui prakoperasi lingkungan tersebut akan dapat membantu permodalan usaha kecil warga, seperti modal untuk jual gorengan, pentol cilot atau usaha lainnya yang membutuhkan modal kecil, warga bisa meminjam modal ke prakoperasi lingkungan dan berkewajiban mengembalikan agar bisa bergantian dengan warga lingkungan lain, jadi intinya, melalui guliran gaji pokok itulah dapat membantu banyak warga yang ingin usaha mandiri ." jelasnya.
Lebih lanjut, Febri menyadari, bahwa dirinya bukanlah siapa siapa dan merupakan pendatang baru di panggung politik Kota Salatiga. Namun dia memiliki keyakinan untuk mengabdikan diri di Kota kelahirannya.
"saya lahir di kampung Nanggulan, Kelurahan Kutowinangun, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, kemudian besar saya di Kota Semarang hingga lulus SMP, dan saya melanjutkan SMK di Kota Salatiga, namun sekarang saya tinggal di Perum Pepabri RT.04/07 Kel.Tingkir Lor, Kecamatan Tingkir Kota Salatiga." jelasnya.
Di sisi lain, Febri juga meyakinkan bahwa dengan politik akal sehat akan mampu membawa warga Kota Salatiga dalam mewujudkan kesejahteraan khususnya warga masyarakat di Kecamatan Tingkir.
"Politik Akal Sehat itu merupakan sebuah budaya politik bertanggungjawab, jujur, konsisten dengan apa yang dilakukannya, politik akal sehat merupakan lawan dari politik akal bulus, dan saya tegaskan walau hanya wakil rakyat, bukan berati tidak bisa berbuat apa apa untuk warga masyarakatnya, selain memperjuangkan aspirasi warganya, wakil rakyat juga harus mampu berinovasi untuk meningkatkan kesejahteraan warga secara umum." tegas Febri.
Mengakhiri perbincangan dengan suarakpk.com, Febri kembali mengungkapkan, bahwa jika nanti dirinya diberi amanah warga masyarakat untuk duduk menjadi Wakil Rakyat di Kota Salatiga, dirinya akan lebih mengutamakan pembangunan persaudaraan daripada kepentingan pribadi, sebab Febrina menyadari, jika amanah warga tersebut akan menjadi kewajibannya selama lima tahun dalam memperjuangkan aspirasi warga kota salatiga dan berinovasi dalam mencari terobosan peningkatan kesejahteraan ekonomi warga masyarakat.
"saya menyadari dengan sangat, bahwa dukungan warga, nantinya akan menjadi amanah bagi saya dalam mengabdi menjadi pemerjuang masyarakat selama lima tahun ke depan. Khususnya mewujudkan pendidikan politik akal sehat, mewujudkan rumah aspirasi warga masyarakat tingkir sebagai tempat berkumpul menjalin tali persaudaraan warga Kota Salatiga" ungkap Febri.
Namun demikian, Febri juga mengaku masih menunggu keputusan partai, apakah benar nanti dipercaya menjadi Calon Legislatif atau tidak belum bisa dipastikan, walau menurutnya, DPD Partai Golkar sudah menawari dirinya untuk maju ke Pencalegan dalam pemilu 2019 ke depan. "Namun semua juga saya kembalikan pada aturan partai, apakah nanti saya jadi diberi amanah dalam pencalegan atau tidak, kita tunggu saja keputusan partai ya. Semua seperti yang sudah saya katakan tadi, masih dalam sebatas pemikiran saya saat dicalegkan oleh partai harus memiliki visi misi jelas dalam mewakili untuk memperjuangkan kepentingan rakyat diatas kepentingan pribadi" pungkasnya. (101/red)

No comments:

Post a Comment