Seekor Kucing Hutan Ditemukan Tewas Di Lahan Perladangan Warga - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


06 May 2018

Seekor Kucing Hutan Ditemukan Tewas Di Lahan Perladangan Warga


LABURA, suarakpk.com - Seekor kucing hutan atau lebih akrab dengan sebutan harimau akar, ditemukan tewas di lahan pertanian warga di Dusun Pulo Hopur Desa Silumajang  Kecamatan NA IX-X Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sabtu (05/05/2018) pagi.

Informasi yang diperoleh dari warga setempat, Hendra Jambak (33) menyebutkan, ia menemukan salah satu jenis hewan langka dan termasuk dilindungi sejak tahun 2008 itu, sudah tidak bernyawa lagi saat membuka pintu dapur rumahnya, Sabtu pagi sekitar pukul 06.30 WIB.

"Ketika membuka pintu dapur, mata saya tertuju ke sosok seekor hewan yang tergeletak di tanah, dibelakang rumah tepatnya di lahan perladangan, Saya dekati, ternyata tubuh hewan itu sudah dingin dan tidak bernyawa", ucap Hendra Jambak.

Setelah saya amati, diduga hewan yang mati itu, kemungkinan besar jenis kucing hutan atau disebut juga harimau tutul atau macan akar. Kemungkinan matinya kucing hutan ini, karena berkelahi dengan anjing piaraan, atau mungkin hewan buas lainnya yang berada di sekitar perladangan warga di Proyek Inti Rakyat Perkebunan (Pirbun) Desa Silumajang Kecamatan NA IX-X Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Disebutkannya, saat ditemukan kondisi tubuh kucing hutan ini sangat dingin sekali. Sementara dibagian lehernya ditemukan luka cukup parah. Kemungkinan bekas gigitan atau cakaran dari hewan buas lainnya.


Sementara dari berbagai sumber yang dihimpun, kemungkinan besar hewan yang tewas ini, memang kucing hutan atau disebut juga dengan istilah blacan. Juga jenis hewan ini dijuluki dengan sebutan Asian Leopard Cats, karena corak bulunya mirip leopard. Hewan jenis ini dibanyak tempat, sering menjadi objek buruan warga masyarakat.

Berdasarkan data kepustakaan, kucing hutan termasuk spesies Prionailurus Bengalensis. Di Indonesia, ada 3 (tiga) jenis kucing hutan. Yaitu, sub spesies Prionailurus Bengalensis Javanensis, hidup di sekitar hutan Jawa dan Bali. Kemudian Prionailurus Bengalensis Sumatranus hidup di Pulau Sumatera. Dan Prionailurus Bengalensis Borneonsis di Kalimantan.

Semua jenis kucing hutan ini, sudah termasuk kedalam jenis hewan langka. Sejak tahun 2008, sudah ditetapkan menjadi hewan yang dilindungi. Karena populasinya kini diperkirakan seluruhnya hanya sekitar 3.000 ekor.(Red.408).

No comments:

Post a Comment