Proyek Irigasi Gamtala-Toboso Ambruknya , Dinas PUPR Halbar Akan Dievaluasi - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


12 May 2018

Proyek Irigasi Gamtala-Toboso Ambruknya , Dinas PUPR Halbar Akan Dievaluasi


HALBAR, suarakpk.com - Peristiwa banjir beberapa waktu lalu telah mengakibatkan ambruknya proyek irigasi Lolory yang berlokasi di Desa Gamtala dan irigasi Desa Toboso, keduanya proyek tersebut telah dianggarkan berkisar Rp 34 miliar melalui sumber anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2016.
Dengan adanya keretakan tersebut membuat Wakil Bubapti Halbar, Ahmad Zakir Mando akan mengevaluasi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), hal ini disampaikannya di kantor Bupati Halbar, Jum'at (11/5). "Saya akan memanggil dinas terkait (PUPR) dan melakukan rapat evaluasi bersama untuk cari solusinya,"janji wabub.
Wabub Zakir Mando menilai proyek dengan pagu anggaran berkisar Rp 34 miliar itu bersumber dari anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2016, wabub menduga proyek tersebut dikerjakan asal-asalan dan mengutamakan cari keuntungan sehingga kualitas pekerjaan tersebut terabaikan sehingga berdampak pada ambruknya irigasinitu, bukan karena dampak banjir melainkan pekerjaannya tidak layak dan kurang matang dikarenakan pekerjaan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
"Sebelum ambruknya Irigasi Toboso Saya pernah meninjau, tetapi sudah melihat dari hasil konstruksi itu bukan akibat karena bencana."katanya.
Dirinya mengakui pekerjaan proyek tersebut tidak berkualitas sesuai dengan RAB. "Persoalan proyek itu selain pekerjaan tidak berkualitas,  perencanaan pembangunan tidak matang."ucapnya.
Padahal kedua proyek irigasi yang berada di lokasi berbeda dan dikerjakan oleh kontraktor berbeda pula, baru saja selesai dikerjakan pada sebulan lalu, yakni Irigasi Taboso yang dikerjakan PT. Ideal Kontraktor, dengan nomor kontrak 610/14/SDA/DAK-TAMBAHAN/PU-HB/X/2016, dengan besaran anggaran senilai Rp.16, 896 miliar, sedangkan irigasi Lolori yang dikerjakan PT. Bina Bangun Sakti, nomor kontrak 610/13/SDA/DAK-TAMBAHAN/PU-HB/X/2016. Dari kedua proyek tersebut telah menelan anggaran sebesar Rp.17,488 miliar.
Berdasarkan amatan media ini, dinding yang ambruk di kedua pembagunan tersebut yaitu, untuk irigasi Taboso sepanjang kurang lebih 20 meter, sedangkan untuk irigasi Lolori panjangnya kurang lebih 25 meter, namun untuk irigasi Toboso sudah dilakukan perbaikan tetapi untuk Lolori belum ada tanda-tanda dilakukan perbaikan.(RD).

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad