Polres Muna Gelar Rapat Koordinasi Guna Cegah Paham Radikalisme dan Terorisme - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


16 May 2018

Polres Muna Gelar Rapat Koordinasi Guna Cegah Paham Radikalisme dan Terorisme


Ketgam : Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos P. (tengah) bersama Wakil Bupati Muna, Ir. Abdul Malik Ditu (kanan/putih) saat rapat Koordinasi.

MUNA, suarakpk.com- Kepolisian Resor (Polres) Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada hari Rabu, 16 Mei 2018 sekitar Jam 10.28 Wita menggelar Rapat Koordinasi Forkopimda yang bertempat di Aula Arya Guna Polres Muna.

Kegiatan dibuka secara langsung oleh Kapolres Muna AKBP Agung Ramos P. Sinaga, M.Si, dan didampingi oleh Wakil Bupati Muna, Ir. Abdul Malik Ditu, M.Si. Kepala Badan Kesbangpol Muna La Ode Abdul Kadir, S.Sos, Ketua DPRD Kabupaten Muna, Mukmin Naini S.Ag, yang mewakili Kepala Kementrian Agama Kab. Muna, Jamri Sakuna, S.Ag, dan yang mewakili Ketua FKUB Kabupaten Muna, serta di ikuti oleh Para Kabag, Para Kasat,personil Intelkam Polres Muna, dan Anggota FKUB Kab. Muna.

Agung Ramos mengatakan kegiatan tersebut ditujukan agar mampu menangkal paham radikal yang dapat menyebabkan perilaku teroris.

"Rapat tersebut digelar bersama dengan FKUB dalam rangka menangkal paham radikal dan aksi terorisme dan menciptakan situasi kamtibmas yang damai dan Kondusif di seluruh wilayah Polres Muna," ujar Agung dalam press releasenya, Rabu 16 Mei 2018.

Dalam hasil rapatnya Agung menjelaskan Polres Muna telah melakukan upaya-upaya mengadakan Bakti sosial bersama Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda di tempat rawan Konflik dan Mesjid Mesjid di Kab. Muna untuk menjadikan situasi menjadi damai dan kondusif di wilayah Polres Muna, Polres Muna bersama Tokoh Agama melakukan pengobatan gratis dan kerja bakti di Masjid-masjid sekaligus melakukan penggalangan terhadap para Ulama dan para imam Masjid untuk menangkal paham Radikal dan Aksi teroris serta untuk mendinginkan situasi pada Pilgub dan menyambut bulan suci Ramadhan, Kapolres Muna meminta kepada Pihak Pemda Kabupaten Muna untuk bersama-sama mengantisipasi kenaikan harga dan kelangkaan sembako di Kabupaten Muna dalam menyambut bulan Suci Ramadhan

Lanjut, ia menambahkan dari hasil Rapat kordinasi tersebut Kapolres Muna mengharapkan terjalinnya hubungan antara umat beragama melalui FKUB, sehingga terjadi hubungan yang harmonis antara umat beragama di Kabupaten Muna.

"Dari hasil rapat kordinasi ini Kapolres Muna akan menindak lanjuti kembali rapat kordinasi bersama Kesbangpol Kab. Muna, FKUB Kabupaten Muna, untuk mengundang para Ulama, imam Masjid, Pimpinan Pondok Pesantren, dan Tokoh Adat yang rencana akan dilaksanakan di Polres Muna, melakukan pendataan terhadap masyarakat yang keluar masuk di Kabupaten Muna," ucapnya.

Ia juga mengungkapkan dari hasil rapat kordinasi itu Pemda Kabupaten Muna akan mengundang para Camat, Lurah, Kepala Desa Se-Kab. Muna untuk membicarakan tentang bagaimana cara menangkal paham Radikal dan Aksi teroris, serta menghimbau kepada para Camat, Lurah dan kepala Desa untuk melakukan pendataan kepada warganya atau orang pendatang yang masuk di wilayahnya.

"Menjaga keharmonisan dan toleransi sesama umat beragama. Perlu adanya rapat koordinasi antara semua tokoh agama, dan tokoh adat guna saling menjaga Daerah, bangsa, dan negara," ungkap Agung.

Agung mengatakan hasil lain dari rapat tersebut adalah mengutuk perbuatan teroris yang dapat merugikan banyak orang yang tidak bersalah. Teroris adalah bukan dari agama islam, kristen, Hindu, Budha, Katholik, atau agama lain yang ada di Indonesia melainkan Teroris adalah umat yang tidak beragama.

Pihaknya juga mendukung FKUB agar saling memberi masukan sehingga dapat melahirkan kerukunan antara umat beragama yang adamai dan harmonis. Perilaku terorisme adalah bukan dari umat beragama karena agama tidak mengajarkan perbuatan seperti yang teroris lakukan.

Selain itu, lanjut Agung adapun dalam hasil rapat langkah yang akan diambil adalah Polres Muna akan melakukan sosialisasi dan mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan ikut aktif menangkal paham dan tindakan tindakan radikalisme. Perlu adanya pembentukan FKUB di setiap kecamatan agar membina kerukunan umat beragama. Semua Agama di Muka Bumi memiliki Ajaran Kasih (Saling menyayangi Umat Manusia)

"Mengapresiasi Langkah-langkah dari Polres Muna dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan menangkal Paham Radikal dan Aksi terorisme di Kabupaten Muna. Melakukan pertemuan antara umat beragama untuk melaksanakan diskusi bersama," katanya.

Ia mengatakan hasil rapat terakhir adalah mendukung FKUB dalam menangkal Paham Radikal dan Aksi Terorisme. Bekerja sama antara Kepolisian, Kesbangpol dan FKUB dalam rangka sosialisasi masalah radikalisme di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Muna.

"Indonesia adalah Negara Republik Indonesia, bukan Negara Islam. Perlu adanya kerja sama Kepolisian, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, dalam memberantas faham Radikal dan Aksi Terorisme.  Polres Muna bersama Satpol PP dan TNI Melakukan pengamanan di Gereja-gereja dan Mesjid-mesjid pada saat setiap pelaksanaan Ibadah," pungkasnya.

Kegiatan berakhir pada pukul 13.00 Wita dan situasi aman dan kondusif. (Randy Yaddi).


No comments:

Post a Comment