Polemik Kasus Camat dengan Peserta Seleksi Sekdes Berlanjut - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


20 May 2018

Polemik Kasus Camat dengan Peserta Seleksi Sekdes Berlanjut


KEBUMEN, suarakpk.com - Harap-harap cemas dari masyarakat desa Setrojenar maka kini terjawab sudah dan akan menjadi babak baru perseteruan warga peserta seleksi Sekdes dengan ketua panitia seleksi Sekdes Nur Hidayat, Kades  Setrojenar, Surip Supangat serta Suis Idawati, SSos, Camat Buluspesantren kabupaten Kebumen.

Karena siapa yang menyangka dan siapa yang mengira kalau Camat Buluspesantren yang seorang wanita mempunyai keberanian yang tinggi dengan merekomendasikan Sekdes hasil seleksi yang berpolemik di desa Setrojenar kecamatan Buluspesantren kabupaten Kebumen pada detik-detik terakhir menjelang berakhirnya 7 hari masa kerja sesuai Perbup Kebumen nomor 51 tahun 2017 pada pasal 15 angka 6 tentang Pengangkatan Perangkat Desa bahwa "apabila dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah permohonan diterima, Camat belum memberikan rekomendasi, maka dianggap telah menyetujui permohonan dari Kepala Desa”.

Namun dalam hal ini, Camat Buluspesantren dengan pede (percaya diri) malah memberikan rekomendasi
serta menghadiri pelantikan Sekretaris Desa serta Kaur Perencanaan dan Kepala Dusun pada Rabu(16/5) di Balai Desa Setrojenar kecamatan Buluspesantren.

Camat Buluspesantren, Suis Idawati,SSos menganggap sepele pro kontra dalam masyarakat terhadap polemik seleksi Sekdes di desa Setrojenar. Dan mengabaikan protes peserta (awal) Aris Yuswanroro yang dipersulit panitia seleksi dalam mengikuti seleksi Sekdes serta protes  Nurhidayat peserta (akhir) rangking 2 dari seleksi Sekdes desa Setrojenar yang menyatakan lewat gugatan moral dalam surat terbuka yang ditujukan pada Camat Buluspesantren, Kades Setrojenar Surip Supangat, ketua panitia seleksi Sekdes Nur Hidayat serta ditujukan pada masyarakat desa Setrojenar bahwa memang ada indikasi kecurangan seleksi Sekdes desa Setrojenar kecamatan Buluspesantren.

Camat Buluspesantren tanpa berhati-hati dan secara vulgar berani menyatakan proses seleksi Sekdes di desa Setrojenar tidak ada masalah sama sekali. Padahal sebelumnya sampai melibatkan banyak pihak untuk menyelesaikannya, dari Komisi A DPRD, Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan Setda Pemkab Kebumen, Bagian Hukum serta Sekretaris Dispermades Kebumen dan juga sudah menjadi perhatian dan perbincangan masyarakat desa Setrojenar serta masyarakat Kebumen pada umumnya.

Berdasarkan pantauan suarakpk.com, memang ada indikasi kecurangan seleksi Sekdes Setrojenar seperti yang disampaikan Arif Yuswantoro (yang mempunyai bukti rekaman video pengakuan), yakni saat ketua panitia Nur Hidayat menemui dirumahnya menawarkan transaksi 'pengkondisian' (jatah untuk Panitia, Kades dan Camat) serta kemudian adanya persyaratan yang tiba-tiba ditambahkan dan adanya jadwal waktu pendaftaran yang juga tiba-tiba dipersingkat sehingga Arif gagal mengikuti proses seleksi Sekdes. Sedangkan Nurhidayat yang mengikuti seleksi Sekdes hingga akhir dengan menjadi rangking 2 juga menyatakan (setelah diam-diam) melakukan investigasi maka ada indikasi kecurangan. Sehingga lengkaplah fakta kecurangan panitia seleksi Sekdes Setrojenar dari proses awal hingga kecurangan proses akhir (yang telah diabaikan Camat). Apalagi antara Sekdes terpilih Sugiarsih dengan ketua panitia seleksi Sekdes, Nur Hidayat terindikasi ada hubungan keakraban pertemanan, sehari-harinya mereka di wisata pantai Bocor Setrojenar, antara pedagang dan pengelola toilet umum. Dan Arif Yuswantoro ketika dihubungi suarakpk.com Minggu (20/5) menyatakan kesiapannya untuk menyelesaikan secara hukum melalui  pidana maupun perdata seperti gugatan ke PTUN. 
" Saya menyatakan perang terhadap praktik korupsi, kolusi, nepotisme dan segala bentuk penindasan di desa Setrojenar, di kecamatan Buluspesantren dan di Kebumen. Dan saya mewakafkan jiwa raga saya di jalan perjuangan menegakkan kebenaran dan keadilan. Apapun yang terjadi pada diri saya nantinya, semata-mata lillahi ta'ala. Semoga saja keadilan dapat ditegakkan dan kebenaran terungkap," pungkas Arif dengan semangat muda menggebu-ngebu. (Setiawan).

No comments:

Post a Comment