Ketum PPWI : Tinjau Ulang Jabatan Kadiv Humas Polri - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


13 May 2018

Ketum PPWI : Tinjau Ulang Jabatan Kadiv Humas Polri


JAKARTA, suarakpk.com - Beredarnya Video pernyataan dari Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto terkait dengan pelarangan Wartawan Abal Abal masuk di lingkungan Polri yang dikaitkan dengan terorisme mendapat reaksi dari Ketua Umam Persatuan Pewarta Warga Indonesia, Wilson Lalengke, pasalnya dia menilai pernyataan tersebut telah menyesatkan dan menggiring opini publik yang negatif terhadap profesi pers.
"Pernyataan ini menyesatkan, bertendensi menggiring opini bahwa ada wartawan yang teroris, teroris yang wartawan. Sangat disesalkan pernyataan seorang bintang dua seperti itu. Nanti, jika dikatakan pangkat bintang otak hansip (maaf Pak Hansip), dia marah pula." tuturnya.

Menurut Wilson jika Fenomena itu menunjukkan kondisi psikologis kalangan petinggi Polri yang galau, tidak percaya diri, dan panik. Keadaan ini sangat berbahaya, karena kebijakan dan keputusan yang diambil oleh orang galau dan panik bisa fatal, liar dan cenderung bersifat destruktif.

"Seharusnya Polri, dalam hal ini Kadivhumas Polri justru mengajak para wartawan, tanpa harus apriori dan ketakutan berlebihan terhadap setiap warga yang merapat ke institusi Polri, untuk bersama-sama membangun kekuatan pertahanan dalam menanggulangi terorisme di negeri ini." katanya.

Ditambahkan Wilson, kepada Kapolri diajak meninjau kembali posisi kadiv humas mabes polri, pasalnya Kadiv Humas Mabes polri tidak berkompeten dalam jabatannya.

"Saya menghimbau Kapolri untuk meninjau kembali posisi pejabat Kadivhumas Polri saat ini, Pak Setyo Wasisto, saya menilai yang bersangkutan kurang kompeten dalam jabatan tersebut. Sebagai etalase terdepan Polri, unit public relation atau divisi hubungan masyarakat, amat penting untuk menjaga tutur-pernyataan di hadapan publik. Saya seringkali mendengar pernyataan Kadivhumas Polri belakangan ini yang kontraproduktif terhadap upaya mendekatkan Polri kepada rakyat." pungkasnya. (001/red)

No comments:

Post a Comment