SPBU Jalan Baru Rantauprapat Bantah Melarang Karyawannya Pakai Jilbab - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


18 April 2018

SPBU Jalan Baru Rantauprapat Bantah Melarang Karyawannya Pakai Jilbab


LABUHANBATU, suarakpk.com - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dengan Nomor 14.214.255 yang berada di jalan H. Adam Malik Rantauprapat membantah dengan informasi yang menyebutkan bahwa mereka melarang karyawannya menggunakan Jilbab, Hal tersebut di katakan Kordinator Lapangan (Mandor) Awaluddin kepada wartawan sekitar pukul 15.00 WIB, Rabu (18/4/2018.)

Dikatakannya bahwa informasi mengenai adanya larangan karyawan pertamina menggunakan jilbab itu adalah informasi Hoax atau informasi yang tidak benar.

"Jangan buat informasi yang gak benerlah, Silahkan tanya langsung ke karyawan kita, jadi saya tegaskan bahwa informasi itu gak benar adanya" ujar Awal.

Pihaknyapun berharap kepada pihak aparat kepolisian untuk mengusut informasi hoax tersebut, sebab selain mencemarkan nama pertamina, informasi tersebut juga dapat menimbulkan kericuhan ditengah masyarakat.

Wawancara yang di lakukan wartawan terhadap sejumlah karyawan Pertamina di jalan baru Adam Malik itu juga mengatakan bahwa informasi adanya larangan menggunakan jilbab terhadap mereka itu tidak benar.

"Saya kasir di sini, saya tidak ada di larang pakai jilbab" kata Mira salah seorang karyawan

Hal serupa di katakan kiki dan karyawan perempuan lainnya bahwa mereka tidak dilarang menggunakan Jilbab

"Gak bener itu bang, kami bebas mau pakai apa, ini seragam kami, ada juga kok yang pakai jilbab, jadi gak benar itu kalau kita di larang pakai jilbab" jawabnya.

Menanggapi hal tersebut Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang, SH. SIK Yang dimintai tanggapannya melalui pesan WattsApp (WA) mengenai informasi tersebut juga mengatakan bahwa informasi tersebut tidaklah benar.

"Kita juga sudah konfirmasi dengan pihak SPBU dan tidak ada larangan untuk menggunakan Jilbab, Jadi mari sama sama kita menjaga Labuhanbatu biar aman, nyaman dan kondusif", tegas Frido. (Red.408)

No comments:

Post a Comment