Hina Syariat Islam, GPA Sarankan “Biasakan Memahami baru bertindak” - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


04 April 2018

Hina Syariat Islam, GPA Sarankan “Biasakan Memahami baru bertindak”


LABUHANBATU, suarakpk.com - Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Al Washliyah Labuhanbatu sangat menyayangkan puisi "sari konde" yang dibacakan oleh Sukmawati Soekarnoputri yang ditujukan kepada Anne Avantie pada ajang Indonesia fashion week 2018, dimana puisi tersebut memasukkan syari'at Islam sebagai pembanding, Rabu (4/4/2018).

Puisi yang dibacakan Sukmawati dinilai telah menyudutkan Islam, karena menyinggung kalimat syariat Islam, azan, cadar. Video puisi yang beredar di YouTube itu viral di media sosial sejak kemarin. Sejumlah pihak menyebut Sukmawati tak seharusnya membandingkan konde serta suara azan dan kidung atau nyanyian.

Selaku Ketua PD GP. Al Washliyah Labuhanbatu Hambali Ritonga, M.PdI menghimbau “agar membiasakan memahami dan mengerti baru melaksanakan tindakan,  suara adzan adalah alat pemersatu ummat Islam dan merupakan hal yang sangat sensitif bagi ummat Islam hal ini membuat ketidaknyamanan kehidupan ummat beragama”, ujar hambali.

Selanjutnya dia menyarankan “kepada pihak yang berwajib agar bereaksi cepat menanggapi kejadian ini supaya gejolak di masyarakat dapat terkendali dan masyarakat menanamkan penuh kepercayaan kepada objektivitas kepolisian dalam menangani hal ini”tegasnya.

Ketua Umum PP GP Al Washliyah (GPA), Wizdan Fauran Lubis juga menyayangkan puisi tersebut “ditengah kondisi psikologis masyarakat yang masih sangat rawan terhadap isue iseu sara, Sukmawati malah menambah catatan kurang baik terhadap kehidupan berbangsa. Lantunan puisi tersebut sangat lukai hati ummat Islam”, ujar Wizdan.

Wizdan juga berharap “pihak kepolisian bisa bertindak tegas agar masalah ini tidak berlarut-larut. Himbauan juga di sampaikan untuk tokoh tokoh masyarakat dan para elit agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Bagi sebaian tokoh ataupun elit yang kurang memahami Syariat Islam sebaiknya diam bukan malah menghinakan, bila kurang pemahaman ada baiknya mempelajari bukan menghinakan”, tandas wizdan. (Red.408).

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad