Ada Apa Bupati Banjarnegara Bagi-Bagi Uang di Pendopo - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


27 April 2018

Ada Apa Bupati Banjarnegara Bagi-Bagi Uang di Pendopo


BANJARNEGARA, suarakpk.com -
Telah terjadi bagi-bagi uang atau bantuan dalam acara Rakerda (Rapat Kerja Daerah) yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kabupaten Banjarnegara di Pendopo Bupati Dipayudha Adigraha Banjarnegara pada Rabu (25/4).

Acara Rakerda Baznas yang dimulai pukul 09.00 hingga pukul 12 siang dengan dihadiri sekitar 300 orang yang terdiri dari 200 penyuluh Kemenag dan yang lainnya dari semua SKPD, Kepala Sekolah SMP dan SMA, UPTD Dikpora juga Dinkes, Ketua NU dan Muhammadiyah, Pimpinan Bank BPD Jateng  juga BPR BKK Mandiraja, BPN, BPS dan Kemenag. Dan acara yang bertema "Dengan Rakerda Baznas Kita Tingkatkan Semangat Berzakat Untuk Mengentaskan Kemiskinan Di Kabupaten Banjarnegara"  dibuka oleh Bupati Banjarnegara yang diwakili oleh Ir. Singgih Haryono dari Asisten Sekda bidang Ekonomi dan Pembangunan.

" Dari gaji rata-rata Pegawai Negeri di Banjarnegara yang 3 juta maka idealnya potensi dana zakat sekitar 600 juta tiap bulannya. Masih jauh dari target yang sekarang hanya 200 juta sebulan karena belum semua SKPD atau Pegawai Negeri di Banjarnegara ikut ," kata Ir. Singgih Haryono Asisten  Sekda bidang Ekonomi dan Pembangunan dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, wakil ketua Baznas, H. Isrochmat Yahya, SE menyampaikan bahwa dengan Rakerda diharapkan untuk menggiatkan para ASN (Aparatur Sipil Negara) agar rajin berzakat karena merupakan kewajiban dan dana zakat dari ASN dapat membangun kesejahteraan masyarakat serta mengentaskan kemiskinan dengan membantu masyarakat yang tidak mampu serta disampaikan pula bahwa dana zakat yang terkumpul sejak tahun 2003 hingga 2017 sejumlah 13  milyar 250 juta  989 ribu 797 rupiah.

Dalam acara Rakerda tersebut disampaikan Tasharuf (pengeluaran zakat) dana Baznas dan pemberian secara simbolis kartu NPWZ (Nomor Pokok Wajib Zakat) pada seorang hadirin yang nantinya diberikan pada peserta yang rutin berzakat dan sudah tercetak 1 ribu 300 kartu. Dengan bentuk kartu mirip KTP dan dapat berfungsi untuk mengurangi pajak. Dan kemudian ketua Baznas Banjarnegara, H. Sutedjo Slamet Utomo, SH, M.Hum yang juga mantan Bupati Banjarnegara pada periode lalu juga memberikan bantuan sebesar 20 juta untuk korban gempa 4,4 skala richter di beberapa desa di kecamatan Kalibening kabupaten Banjarnegara yang telah terjadi seminggu lalu yang menewaskan 2 orang, puluhan luka-luka, ratusan rumah rusak dan ribuan warga mengungsi.

"Bantuan masing-masing sebesar 10 juta dari Baznas dan IPHI. Karena pak Tejo sebagai ketua Baznas juga ketua IPHI Banjarnegara. Dan juga Baznas memberikan bantuan untuk  anak-anak sekolah yang tidak mampu masing-masing 300 ribu, pedagang kecil tak mampu sebesar 1j juta 500 dan juga Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebesar 1, 5 milyar untuk 150 RTLH melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Banjarnegara, masing masing sebesar 10 juta rupiah," kata Hj. Nuning Sukesih Bendahara Baznas kabupaten Banjarnegara menjelaskan pada suarakpk.com.

Kemudian Hj. Nuning kembali menjelaskan bahwa zakat dari ASN ke Baznas dikembalikan lagi 75% ke SKPD karena  dalam zakat hukumnya dari sumber zakat kembali ke sumber zakat. Dan SKPD untuk menentukan nsma-nama para penerima zakat sesuai kriteria Baznas serta yang 25% untuk proporsal bantuan yang masuk ke Baznas.

"Diharapkan bagi penarik zakat seperti Masjid-Masjid agar legal (resmi secara hukum) maka  agar ada kepengurusan UPZ (Unit Pengelola Zakat) yang disampaikan ke Baznas dan nanti akan mendapatkan SK(Surat Kelputusan) UPZ dan dalam kegiatannya cukup melaporkan angka-angka saja pada Baznas kabupaten. Karena belum tersosialisasi dengan baik maka di Banjarnegara hanya 3 Masjid yang melaporkan. Dan ke depannya bisa semuanya melaporkan ke Baznas. Dan dipersilahkan pada masyarakat Banjarnegara dan sekitarnya yang mau berzakat dapat mengirimkan pada  nomor rekening Baznas   2.013.118882.....," pungkas Hj. Nuning menutup pembicaraan. (Setiawan).

No comments:

Post a Comment