Ratusan Jama'ah Mesjid Baitussalam Kandangan Hadiri Syiar Islam - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


18 March 2018

Ratusan Jama'ah Mesjid Baitussalam Kandangan Hadiri Syiar Islam


BATU BARA, suarakpk.com - Gerakan Syiar Ukhuwah Islamiyah (GSUI) Kabupaten Batu Bara melaksanakan sholat Subuh berjama'ah sekaligus memberikan siraman rohani  kepada jama'ah Mesjid Baitussalam Desa Kandangan Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara Minggu 18/03/2018

Awal acara,  pengurus Badan Kemakmuran Mesjid (BKM) Baitussalam memberikan kata sambutan, Ramlan, mengharapkan agar adanya subuh berjama'ah yang dilakukan dapat menambah keimanan bagi para jama'ah.

Kades Kandangan Suratmin memberikan ucapan terima kasih kepada pengurus GSUI yang telah hadir dimesjid Baitussalam dan memberikan apresiasi supaya GSUI dapat terus melanjutkan dakwah kesetiap mesjid yang ada disetiap pelosok yang ada dikabupaten Batu Bara.

Sebagai penceramah Subuh itu  Ustadz Al  Asari S.Ag M.Si membawakan tema Menghadirkan Islam Diseluruh Sendi Kehidupan.

"sudah saatnya ummat islam bangkit dari keterpurukan akhlaq dan mulailah saling mengingat serta mengajak dalam berbuat kebaikan" ucap Al Asari.

Beliau juga mengatakan saat ini Ummat islam bukanlah musuh Negara namun ummat islam adalah pencinta NKRI, ummat islam pencinta Pancasila dan ummat islam adalah garda terdepan untuk menjaga keutuhan perdamaian dunia khususnya Indonesia.

" jika ada yang mengatakan ummat islam musuh negara, itu salah besar karena islam adalah agama yang cinta perdamaian bukan pertikaian, imam Al Ghozali mengatakan segenggam kekuasaan lebih berharga daripada banyaknya jumlah, karena dengan kekuasaan kita mampu merubah semua sistem yang ada" katanya disambut dengan pekikan takbir.

Adanya perbedaan status bukanlah masalah apalagi sampai memisahkan ummat islam untuk saling bertikai melainkan perbedaan status itulah kita dapat menyatukan ummat pada satu pemikiran dalam perbaikan akhlaq.

Karena pada tahun 1924 di-Negara Turki Seorang yahudi bernama kemal pasha telah berhasil merubah kepemimpinan Khilafah menjadi Republik sekuler  dengan memisahkan politik dengan agama dan ini terus berkelanjutan hingga turun temurun dan hingga saat ini, sehingga Pemuda Pemudi Islam alergi hingga takut untuk berbicara politik ketika berada dimesjid.

Padahal awal kepemimpinan Baginda Rasulullah Sholollahu'alaihiwasallam yang diutamakan adalah membangun mesjid dan dari mesjidlah beliau (Muhammad SAW-red) menjalankan politik.

Selain itu ustadz Al Asari juga mengungkapkan bahwa agama islam adalah penyumbang terbesar dalam peradaban juga perdamaian dunia, dan keberadaan Islam adalah untuk mengatur hubungan Manusia dengan ALLAH, hubungan manusia dengan dirinya sendiri dan hubungan manusia dengan manusia.

Pada kesempatan itu Ustadz Al Asari mengharapkan kepada ummat islam dapat saling menjaga semangat persatuan dalam menjaga keutuhan NKRI, tutupnya.

Setelah itu tausiah dilanjutkan oleh Ustadz  Ahmad Hadian Kardiadinata S.Pdi dengan tema  membangun kembali pilar pilar ukhuwah islamiah.

Pada kesempatan itu Ustadz Hardian juga menjelaskan kepengurusan GSUI terdiri dari beberapa organisasi diantaranya Ikatan Pelajar Al Wasyliyah, Al Alwashliyah, GPRMI, Persis, MT Al'adalah, Formis, FPI, Rumah Tahfidz Indonesia dan juga beberapa orang anggota DPRD Batu Bara.

Dijelaskannya keberadaan anggota DPRD ditubuh GSUI bukanlah untuk berkampanye melainkan untuk mengetahui dimana keberadaan jalan yang rusak, rumah tidak layak huni karena menurutnya mesjid yang dikunjungi GSUI dari Dusun ke Dusun yang ada dikabupaten Batu Bara dengan kondisi berlainan.

Dalam kesempatan itu, ustadz Hadian menegaskan ummat islam harus hadir pada setiap sendi kehidupan baik itu politik, berdagang, pendidikan, Pemerintahan dan lain sebagainya dan mulai sekarang jadikanlah mesjid sebagai alat pemersatu untuk saling kenal serta memperkuat ukhuwah islamiah.

Hadir pada acara hari ini  pengurus dan anggota Gerakan Syiar Ukhuwah Islam (GSUI), ketua DPW PAN Sumut Yahdi Khoir, anggota DPRD Batu Bara Citra Mulia Bangun serta ratusan jama'ah mesjid Baitussalam

Acara diakhiri dengan pembacaan dzikir dan Do'a yang dipimpin oleh ustadz Zainal Arifin S.Pd. (Red.006)

No comments:

Post a Comment