Kapolda Irjen Pol. Drs.Paulus Waterpauw, Narasumber Seminar Publik di Kampus Unimed - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


14 March 2018

Kapolda Irjen Pol. Drs.Paulus Waterpauw, Narasumber Seminar Publik di Kampus Unimed


SUMATERA UTARA, suarakpk.com - Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw menjadi Narasumber Pada Acara Seminar Publik, dengan Tema: “Pemilih Cerdas Hasilkan Sumut Berkualitas” Pkl 10.00 Wib s/d selesai, bertempat di Digital Library Kampus Unimed, Rabu (14/3/2018).

Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua KPK, Thony Saut Situmorang, Komisioner KPU Prov. Sumut, Benget Silitonga, Rektor Unimed, Prof. DR. Syawal Gultom, M.Pd beserta Wakil Rektor dan Dekan, Moderator Rajamin Sirait, SE, Karo Ops, Dir Intelkam, Dir Pamobvit, Kabid Humas, Kapolrestabes Medan, Wadir Reskrimsus, Tokoh masyarakat Sumut, Bp. Syamsul Arifin serta Anggota OKP, Mahasiswa/i se-Kota Medan dan para undangan yang hadir sekitar 500 orang.

Dalam kesempatan ini Kapolda Sumut mengatakan “Sebagai Aparat yg diamanahkan oleh UU untuk mengawal dan mengankan Pilkada, Polda Sumut telah melakukan upaya-upaya, dengan menggelar Operasi Mantap Praja Toba-2018”.

“Dalam Pam Pilkada, Polda Sumut telah menggelar 20.368 Personil dgn di back up TNI, sifatnya on call di Korem dan Kodim. Juga mendapat bantuan/Hibah anggaran dari Pemprov dan Pemkab untuk Pam Pilkada”, tambahnya.

“Polda Sumut, berupaya dengan stake holder terkait, agar tidak terjadi konflik. Sumut sebagai salah satu barometer keamanan di Indonesia, harus kita jaga bersama”, tegasnya.

“Sebagaimana banyak negara hancur dan terjadi perang saudara, karena pengaruh informasi yang salah (hoax) dan menyebar melalui media sosial. Saat ini antar negara tidak berperang secara konvensional atau militer, tetapi dengan proxy war, dgn sarana dunia maya (medsos), dengan angkat isu-isu SARA untuk melemahkan dan ciptakan perang”, ujarnya.
“Polda Sumut menghimbau, mari bersama menjaga kamtibmas, mengawal Pilkada yg aman dan demokratis, bebas hoax, politisasi SARA dan Politik uang. Jika ada informasi, silahkan langsung dapat memberikan informasi kepada Kapolda Sumut (Kapolda Sumut memberikan nomor HP kepada Audiens)”, tandas Kapolda.

Sementara Wakil Ketua KPK RI Thony Saut Situmorang mengatakan “Berbicara Sumut, saya lahir dan besar di Sumut, serta ada keinginan untuk Sumut yg lebih baik. Indonesia telah mengalami berbagai pemerintahan, Demokrasi liberal, Demokrasi terpimpin, Demokrasi Pancasila. Apapun demokrasinya, jika perilaku masih transaksional”.

Thony juga menambahkan “Indonesia masih rendah dalam integritas. Persoalan bangsa: Integrity, sesuatu yg dimiliki oleh seseorang, yang tidak terpengaruh dg waktu, jabatan, lingkungan. Integrity, tetap tidak terpengaruh karena ceck and balance. KPK berupaya untuk integrity dan egaliter. Pimpinan KPK jika ada salah berbicara, langsung di periksa”.

“Sejauh mana, fasilitas publik tidak dikuasi oleh orang-orang tertentu. Awalnya terjadinya konflik, karena korupsi, karena tidak berani ceck and balance, karena abuse of power.Kita harus komitmen, bahwa harus meningkatkan egaliter, dalam mencegah korupsi, tandas Thony.

Komisioner KPU Sumut Benget Silitonga, juga mengatakan “KPU sebagai penyelenggara Pilkada, sesuai UU Pilkada bertugas untuk verifikasi pencalonan dari Parpol”.

Ada 4 Faktor kesuksesan Pilkada yaitu penyelenggara/KPU: KPU dari tahun ke tahun, senantiasa memperbaiki diri, shg harus profesional, berintegritas dan bertanggung jawab, Peserta Pilkada (Parpol/Paslon). Juga hal penting, adalah peserta Pilkada yg harus berintegritas juga, bgmn Parpol dan Paslon dpt memberikan pelajaran politik, ASN: juga perlu integritas dan Vooter/Pemilih; harus cerdas, agar jangan ada bahasa “Wani Piro”. 

“Untuk Pemilih cerdas, diharapkan dapat: (1) Terdaftar sbg pemilih; (2). Mencari tahu ttg rekam jejak Parpol dan Paslon; serta (3). Berpartisipasi aktif dalam tahapan pilkada, tidak golput, tidak terpengaruh berita hoax dan politik uang”, tandas Benget. (Red.401).

No comments:

Post a Comment