Ini, Deklarasi Tolak Narkoba Dan LGBT Ala Anggota DPRD Kabupaten Sleman - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


08 March 2018

Ini, Deklarasi Tolak Narkoba Dan LGBT Ala Anggota DPRD Kabupaten Sleman


SLEMAN, suarakpk.com - Untuk menyerap aspirasi masyarakat anggota DPRD Kabupaten Sleman dari Dapil IV Nuril Hanifah, adakan reses  di  PKK RW 50 dan 51 Desa Babadan Condong Catur Depok Sleman, (06/03/2018). Dalam reses juga disampaikan materi LGBT dan Narkoba sekaligus mendeklarasikan “Menolak” Narkoba.

Nuril Hanifah kepada suarakpk.com menyampaikan Bahwa Bahaya Narkoba sudah menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat.  Penyalahgunaan dan bahaya narkotika narkoba di kalangan muda dan remaja tidak dipungkiri masih banyak di lingkungan sekitar kita. Karena memang dampak akibat narkoba bagi kesehatan dan masa depan memang tidaklah sedikit, akan banyak yang dikorbankan oleh karena penyalahgunaan narkotika semacam ini.

 ”Berbagai kampanye anti narkoba dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba bisa membahayakan bagi keluarga, masyarakat, dan masa depan bangsa. Lebih lanjut Ia mengatakan, pada reses ini selain untuk menjaring aspirasi masyarakat juga dilakukan deklarasi “menolak Narkoba” . Deklarasi Menolak Narkoba” sangat penting, karena bahayanya telah banyak merasuki anak bangsa", jelasnya. Antisipasi segera dilakukan untuk menjaga anak-anak dan generasi bangsa di Kabupaten Sleman. Ini menjadi tugas kita bersama semua stakeholder, untuk masa depan anak-anak kita. Pencegahan perlu dilakukan sejak awal", jelasnya. 

Pada kesempatan yang sama Dr. Sri Handayani, S.Kep,Ns, M.Kes dari STIKes Yogyakarta menyampaikan materi tentang LGBT. Akhir-akhir ini LGBT menempati topik pembicaraan di media sosial. "Pendapat pro kontra bermunculan, Ada yang setuju dengan keberadaan mereka dengan alasan utama kemanusiaan, ada yang menentang karena tidak sesuai dengan norma sosial dan ajaran agama dan ada yang netral karena tidak berkaitan dengan kaum LGBT", tegasnya.

Handayani juga memaparkan se cara detail tentang bahaya LGBT ini dari sisi kesehatan maupun psikologi dan kesehatan. "Kelompok lelaki seks dengan lelaki (LSL) atau yang dikenal sebagai LGBT 60 kali lipat lebih mudah tertular HIV-AIDS dan penularan yang paling mudah melalui dubur. sejumlah penyakit yang disebabkan perilaku zina dan LGBT, seperti HIV-AIDS dan kanker serviks. Sementara, wanita transgender memiliki risiko terinfeksi HIV 34 kali lebih tinggi dibanding wanita biasa. Data CDC pada 2013 di Amerika Serikat, dari screening gay (pemeriksaan terhadap kaum gay), yang ber usia 13 tahun ke atas, 81 persen di antaranya telah terinfeksi HIV dan 55 persen di antaranya terdiagnosis AIDS. Penyakit lain akibat LGBT yang tak kalah berbahayanya, contohnya, sarkoma kaposi, sebuah penyakit baru yang belum ada penawarnya. Sarkoma kaposi adalah kanker yang menyebabkan sebagian kecil jaringan abnormal tumbuh di bawah kulit, di sepanjang mulut, hidung, dan tenggorokan atau di dalam organ tubuh lainnya", pungkas Handayani.

Sementara itu, Ketua PKK RW 50 dan 51 Babadan,  menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan reses yang dilaksanakan oleh  Nuril Hanifah tersebut. “Kita sangat mengapresiasi kegiatan reses  dan tambahan ilmu ini” sebutnya.
(Sri Handayani)

No comments:

Post a Comment