Disduk Capil Kab.Kendal Terus Sosialisaikan Pembaharuan Data Penduduk - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


01 March 2018

Disduk Capil Kab.Kendal Terus Sosialisaikan Pembaharuan Data Penduduk

KENDAL, suarakpk.com - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kab.Kendal kemarin senin 26/02 dikabarkan tengah mengadakan sosialisasi dan bimtek untuk penggerakan pendataan di tiga Kecamatan yakani di Kecamatan Ringinarum, Kecamatan Gemuh dan Kecamatan Cepiring.
Kegiatan sosialisasi dan bimtek dilakukan sebagai upaya untuk memenuhi data base pusat dan hak warga Indonesia yang harus dipenuhi untuk kepemilikan KK, KTP, maupun Akte Kelahiran.

Saat di temui oleh awak media suarakpk.com, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kendal, Bambang Dwiyono mengatakan jika sosialisasi ini dilakukan sebagai upaya untuk memenuhi pelayanan masyarakat yang dari kondisi sosial, bencana alam dari tanah longsor maupun kebanjiran.
"dokumen - dokumennya kependudukan ada yang rusak, hilang, maupun masyarakat yang tidak memiliki dokumen seperti KK, KTP, AKTE dan dokumen lainya maka Disduk Capil mengadakan pendataan.' kata Bambang.

Menurutnya, sosialisasi yang sekaligus merupakan pengarahan terhadap perangkat di tingkat Kecamatan sampai pedesaan selaku team registrasi pencatat kependudukan untuk memenuhi hak warga negara untuk memiliki KTP, AKTE, maupun KK.

Lebih lanjut Bambang menjelaskan agar warga yang tidak memiliki KK, KTP, AKTE maupun dokumen penting lainya, pemerintah telah memberi kesempatan dan waktu kepada masyarakat agar segera mengurus kewajiban tersebut di Desa dan Kecamatan dan kami dari Disduk Capil.
"Dinas kami akan melayani masyarakat dengan baik dan maksimal dan Sosialisaai ini di tiap kecamatan menghadirkan team pencatat regristasi berjumlah 57 orang perwakilan di setiap kecamatan." jelasnya,

Bambang menambahkan bahwa data base ini akan diperbaruhi setiap tahun, karena ada meninggal, yang datang maupun pindah .
"Karena dinamika kependudukan yang tinggi maka Disduk Capil, akan selalu mengadakan pendataan dan evaluasi untuk mengetahui jumlah penduduk yang sesungguhnya." pungkas Bambang Dwiyono. (IR 101/102/RED)

No comments:

Post a Comment