Tanam Padi Jenis Hibrida Intani 602 Petani Sangat Diuntungkan - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


21 February 2018

Tanam Padi Jenis Hibrida Intani 602 Petani Sangat Diuntungkan

Cilacap, suarakpk.com – Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Ngudi Rahayu, Desa Sikampuh, Kecamatan Kroya, Cilacap yang merupakan kelompok tani binaan Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Cilacap dan Kodim 0703/Cilacap melakukan panen ubinan.

Panen ubinan yang dilaksanakan, Selasa (20/02/2018) didampingi Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 03/Kroya, Kodim 0703/Cilacap yang diwakili Peltu Eko Daryanto, Kasi Perbenihan dan Produksi Tanaman Pangan pada Dispertan Kabupaten Cilacap, Dede Sudianto, S.P dan PPL Kecamatan Kroya, Parwoto.

Perwakilan dari Kodim 0703/Cilacap, Peltu Eko Daryanto mengatakan, pendampingan terhadap gapoktan Ngudi Rahayu dalam panen ubinan dengan luas lahan sekitar 25 hektare dan turunnya Babinsa di sawah dapat memberikan motivasi serta semangat para petani untuk meningkatkan produktivitas panen padi. 

“Kegiatan panen padi tersebut merupakan bentuk keseriusan dan kepedulian Babinsa dalam menyukseskan progam swasembada pangan,” katanya.

Dia menambahkan, Gapoktan Ngudi Rahayu menanam padi jenis Hibrida Intani 602 dari PT. Bisi, Jawa Timur, ternyata mudah dan gampang dalam perawatannya serta hasilnya juga sangat memuaskan yakni setelah dilakuan panen ubinan mendapatkan hasil 7.25 Ton per hektare.

Sementara, Kasi Perbenihan dan Produksi Tanaman Pangan, Dispertan Kabupaten Cilacap, Dede Sudianto S.P menambahkan, dengan adanya produk benih padi Hibrida ini petani sangat diuntungkan, karena waktu yang sebentar cuma 90 hari sudah panen dan  hasilnya sangat memuaskan. 

Ketua Gapoktan Ngudi Rahayu Sukijo menyampaikan rasa terima kasih kepada Babinsa dan Dinas Pertanian serta PPL Kecamatan Kroya yang telah mendampingi para petani secara penuh sejak penanaman hingga masa panen.

"Apa yang kami lakukan ini sepenuhnya mendapatkan bimbingan dan pendampingan secara teknis oleh Babinsa, Dispertan dan PPL. Pada panen saat ini dengan menggunakan penghitungan sistem ubinan mengalami peningkatan dari panen sebelumnya," pungkasnya. (RUS)

No comments:

Post a Comment