Lamaran Yang Tertunda Karena Laka Tunggal - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


25 February 2018

Lamaran Yang Tertunda Karena Laka Tunggal


KEBUMEN, Suarakpk. com -
Sebuah rombongan lamaran dari kelurahan Karanganyar kecamatan Karanganyar kabupatèn Kebumen  mengalami laka (kecelakaan lalu lintas) tunggal didesa Glempang Kecamatan Mandiraja kabupaten Banjarnegara kemarin Sabtu (24/2) sekitar pukul 2 siang.

Rencananya rombongan tersebut akan menuju kecamatan Wanadadi-Banjarnegara namun sayang ketika melewati perbatasan Kebumen-Banjarnegara yakni dukuh Mertinggi desa Glempang kecamatan Mandiraja, tiba-tiba saja mikro bus tersebut tidak dapat dikendalikan karena rem mengalami blong. Sehingga akhirnya terguling-guling dan melemparkan beberapa penumpangnya keluar serta mengocok-mengocok penumpang yang bertahan didalamnya, sebelum mikro bus akhirnya berhenti ditepi jalan. Dan dengan berhenti dalam posisi mikro bus terbalik membujur sebelah, hingga penumpangnya dapat tereksekusi keluar semua namun  bensin masih menetes dari sela-sela mesin mikro bus yang untungnya tidak memercik api yang bisa membahayakan dengan menimbulkan ledakan atau kebakaran.
Dan diduga karena tertimpa bodi mikro bus maka 1 orang nenek meninggal dunia serta 13 lainnya termasuk sopir dalam kondisi selamat tetapi mengalami luka-luka ringan seperti patah tulang serta luka lecet pada anggota tubuh dan segera dilarikan ke RS Emmanuel Purworejo Klampok-Banjarnegara.

Jalan perbatasan Kebumen-Banjarnegara yang lebih dikenal jalan Sempor-Ketileng memang rawan karena jalan yang menurun tajam serta berkelok-kelok hingga sampai  perbatasan desa Glempang kecamatan Mandiraja. Dari pengamatan suarakpk.com, ada skitar 4 titik lokasi yang harus ekstra berhati-hati ketika melewatinya. Dan lalu lintas jalan perbatasan tersebut menjadi macet dan sesak ketika mobil derek mengeksekusi mikro bus bernomor plat Polisi  AA 1659  BD. Termasuk adanya barang-barang penumpang yang tercecer serta adanya beberapa korban yang terlempar keluar dan ramainya puluhan masyarakat yang ikut menonton. (Setiawan).

No comments:

Post a Comment