Kampanye Taat Pajak Cagub-Cawagub Jawa Tengah - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


27 February 2018

Kampanye Taat Pajak Cagub-Cawagub Jawa Tengah


SEMARANG, suarakpk.com - Pembangunan sebuah negara tidak akan lepas dari kepatuhan pajak masyarakatnya. Seperti yang ada di Jawa Tengah, jika kepatuhan warga Jateng terhadap pajak maka akan mensejahterakan masyarakat Jateng sendiri, demikian disampaikan Kakanwil DJP Jateng II Rida Handanu siang tadi, selasa (27/2/2018) saat kampanye bersama pasangan Cagub dan Cawagub Jawa Tengah yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Tengah di Semarang.
"Terimakasih atas kesediaan paslon yang telah bekerjasama dengan DJP untuk terus memberikan nasihat kepada masyarakat untuk selalu patuh pajak." kata Rida.

Sementara Ketua KPU Jateng Joko Purnomo mengapresiasi DJP dalam komitmen pasangan Cagub dan Cawagub Jawa Tengah. menurutnya bahwa kampanye tersebut merupakan kampanye positif untuk kemajuan pembangunan Jawa Tengah ke depannya.
"Ini kampanye yang luar biasa oleh DJP. Saya pernah menjadi salah satu tim yang mengkampanyekan taat pajak. Saat itu masyarakat mengutamakan isi "nihil". Sehingga pemasukan pajak tidak maksimal." kata Joko.

Selain itu, Joko menegaskan kepada seluruh jajaran KPU Kota dan Kabupaten se Jawa Tengah untuk melaporkan seluruh harta kekayaannya.
"Kami juga ke seluruh perangkat penyelenggara selalu menyampaikan agar seluruh harta kekayaan dilaporkan. Momen ini dapat menjadi inspirasi masyarakat untuk taat pajak." tegas Joko.

Disisi lain, Calon Wakil Gubernur Jateng No. Urut 1 Taj Yasin Maimoen, mengaku jika dirinya juga merupakan warga masyarakat Jawa Tengah yang taat pada pajak.
"Kami pun juga taat pajak. Dan sudah melaporkan SPT pajak. Mohon pengunjung mall Paragon melihat calon pemimpin sudah melaporkan pajak. Inilah kunci kita untuk memberantas korupsi di Jateng." ungkapnya.

Taj Yasin Maimoen juga mengajak warga masyarakat jawa tengah untuk selalu melaporkan dan taat membayar pajak.
"Saya mengajak masyarakat dan penyelenggara negara untuk taat melaporkan SPT Pajak guna memberantas korupsi di Jateng." ajaknya.

Hal senada juga disampaikan oleh Paslon Gub-Wagub Jateng No. Urut 2 Sudirman-Ida. Cawagub Ida mengingatkan jika dalam acara tersebut tidak diperbolehkan menyebutkan visi misi dan program kerja maupun simbul ajakan.
"Disini tidak boleh menyebut visi misi, program kerja dan simbol ajakan." ingat Ida.

Ida yang merupakan lulusan Sekolah Tinggi Administrasi Negara (STAN) mengungkapkan jika APBD Jawa Tengah sebesar Rp.2,1 Trilyun sebanyak Rp.24 Trilyun bersumber dari pajak rakyat Jawa Tengah, sehingga bila pejabat publik yang mencuri uang rakyat jawa tengah akan membuat marah rakyat Jawa Tengah.
"Saya tamatan STAN dan bagian dari proses menjaga keuangan negara saat itu. APBD Jawa Tengah saat ini Rp 2.100 T dan diongkosi oleh semua yang ada di sini. APBD Jateng sekitar 24 T. Bila ada pejabat publik yang mencuri rupiah kita semua mesti marah. Hari ini merupakan momentum baik, kita ingin tunjukkan bahwa kami semua sudah menyetorkan laporan pajak tahunan kita." jelas Ida.

Dirinya sebagai Cawagub Jawa Tengah juga menyoroti antara ketaatan membayar pajak dengan sistem yang tidak sejalan, sehingga diharapkan melalui kampanye taat pajak bisa menghadirkan pemimpin Jawa Tengah yang betul betul taat pajak.
"Ketaatan dan sistem seperti tepuk tangan. Dan melalui kampanye taat pajak ini, kita ingin hadirkan pemimpin yang betul-betul taat pajak. Apa yang dilakukan DJP saat ini merupakan menuju perbaikan pelayanan pajak." katanya.

Sebagai calon kepala daerah Sudirman dan Ida mengaku sangat berkepentingan dalam pajak. Karena APBD sebagian besar dari pajak.

"menjadi pahlawan masa kini cukup sederhana yaitu dengan patuh bayar pajak. Karena pajak dari kita dan pasti untuk kita. Kami mendapat kemudahan dengan e-filling ini." pungkas Ida. (001/red)

No comments:

Post a Comment