Ini Nyata, Warga NU Kendal Bangun Rumah Korban Bencana Banjir - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


27 February 2018

Ini Nyata, Warga NU Kendal Bangun Rumah Korban Bencana Banjir


KENDAL, suarakpk.com - Bencana banjir bandang melanda sebagian wilayah di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu berdampak sangat buruk bagi kehidupan masyarakat terutama bagi rakyat kecil.

Banjir bandang tersebut telah menelan banyak korban, bahkan beberapa rumah roboh dan hanyut bersama air bah yang hadir begitu deras mengalir dan merendam ribuan rumah serta kantor pemda dan DPRD Kendal juga tak luput dari terjangan air.

Ada beberapa wilayah tingkat Kecamatan se Kabupaten Kendal yang terkena banjir di antaranya Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kecamatan Kaliwungu,  Brangsong  Ngampel, Weleri, Ringinarum  Patebon,  Cepiring dan Kecamatan Kangkung. Namun yang paling parah dampak banjir bandang berada di Kecamatan Kaliwungu Selatan yaitu di Desa Protomulyo dan Desa Magelung.
Seperti di Desa Protomulyo akibat banjir telah membawa duka, sebab ada satu rumah hilang diterjang air bandang. 67 rumah rusak berar, 200 rumah rusak ringan. Hal itu diungkapkan Aji Tri Pamungkas,  Kadus Protokulon Desa Protomulyo pada suarakpk (26/2). Menurut  Samuri (76) warga dusun protokulon, banjir kali ini yang paling parah tekanan banjir sangat deras dengan tinggi air mencapai dua meter lebih.

Sedangkan Slamet, Kades Magelung mengungkapkan bahwa di Dusun Gelung Desa Magelung kerugian atas bencana banjir yaitu satu warung hanyut hilang,  satu rumah roboh, 4 rumah rusak berat,  10 rumah rusak ringan, dan 161 rumah teremdam banjir.

Dengan kondisi dampak banjir bandang yang begitu memilukan tersebut warga Nadlotul Ulama (NU)  melalui Pengurus Cabang NU Kabupaten Kendal yang diwakili Ketua PCNU KH. M. Danial Royyan bergerak untuk meringankan beban warga NU yang terkena dampak banjir dengan menghimpun dana melalui organisasi sayap NU Kendal, seperti Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim NU (LPBNU),  Lembaga Amal Zakat Infaq dan Sidakoh NU (LAZISNU),  MWC NU,  Barisan Ansor Penanggulangan Bencana ( BAGANA)  IPNU dan IPPNU,  Fatayat dan Muslimat NU  bersama sama bahu membahu mengerahkan semua komponen yang ada di NU bergerak.

KH. Danial Royyan, Ketua PCNU Kendal mewakili warga NU yang didampingi Fatkhurrahman Ketua MWC Kecamatan Kaliwungu Selatan,  Ahmad Supari Komandan Posko Bencana banjir, Banser dan anggota pengurus  PCNU. dalam kesempatan bhakti sosial NU merehabilitasi rumah yang hilang dan rusak parah di Dusun Protokulon Desa Protomulyo dan Dusun Gelung Desa Magelung kemaren senin (26/2) Kyai Danial mengatakan , dengan kondisi bencana banjir ini jangan dianggap remeh atau dianggap sambil lalu. "Banjir ini sudah banjir bandang dan sudah sangat parah dampaknya dari berbagai segi kehidupan. Terutama bagi rakyat kecil yaitu para duafa,  pakir miskin dan orang yang tidak mampu. Pemerintah Daerah  dan DPRD jangan bertupang dagu atau pura - pura tidak tahu kalau banjir kali ini sangat besar sebab sudah menghanyutkan beberapa rumah warga. Maka saya selaku warga NU menghimbau dan berharap  agar Pemda yaitu Bupati dan Dewan segera membuat Perda terkait dengan bencana alam bagi rakyat kecil. Perda yang melindungi masyarakat  miskin yang kena dampak bencana alam baik banjir,  angin topan atau yang kena tanah longsor," ungkap Kyai  Danial prihatin.

Sementara Ahmad Supari. Komandan Posko Bencana NU Kendal menjelaskan bahwa dana Sumbangan yang terhimpun dari warga NU mencapai Rp.  51 juta telah disalurkan untuk rehabilitasi rumah yang hilang maupun yang rusak parah. "Rumahnya pak Mastur yang hanyut ditelan banjir dibantu untuk beli material sebesar Rp. 10 juta dan juga Rp. 10 juta lagi membantu rumahnya Ibu Karyati (56) warga Dusun Gelung Desa Magelung yang rumahnya roboh, " jelasnya.

Dikatakannya lagi bahwa warga NU Kendal juga disamping merehabilitasi rumah juga memberikan beberapa bantuan yaitu seperti 1,3 ton beras, 250 dus mie instan,  200 paket alat tulis dan pakaian pantas pakai 200 dus serta bantuan tenaga pembersihan lokasi banjir. ( 002/RED ).

No comments:

Post a Comment