Harap-Harap Cemas Dari Korban Cadas - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


26 February 2018

Harap-Harap Cemas Dari Korban Cadas


KEBUMEN, suarakpk.com - Tiada hujan tiada angin namun tiba-tiba puluhan batu cadas sebesar kepala gajah berjatuhan menjebol dapur Robingah selebar 2 meter kurang dan kamar belakang rumah Ratinah selebar 2 meter serta menyisakan dinding dapur dan kamar yang retak-retak. Dan untung tiada korban jiwa. Padahal pagi itu, Minggu (25/2) sekitar pukul 6 pagi Robingah berniat 'ngasahi' (mencuci piring) di belakang rumahnya yang berbatasan hanya 2 meter dengan tebing cadas belakang rumahnya. Hanya 2 piring yang menjadi korban longsoran cadas tebing tersebut dan menghantam dapur Robingah (60 tahun) serta kamar belakang Ratinah (40 tahun), 2 saudara yang bersebelahan rumah tersebut.

Peristiwa itu terjad dii RT 08 RW 01 dukuh Kemitir kelurahan Bumirejo kecamatan Kebumen. Kemudian siangnya, warga setempat bergotong-royong membersihkan puing-puing tersebut. Dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Kebumen dengan sigapnya meninjau langsung lokasi tekape bencana longsoran cadas serta memberikan bantuan logistik berupa 2 dus makanan ringan, 2 dus air minum mineral dan 20 kg beras.

Berdasarkan informasi Wagianto (35) dan Salimin (53), tetangga korban yang masih saudara bahwa peristiwa longsor cadas tersebut merupakan yang ketiga kalinya dalam setengah tahun ini. Dan dimungkinkan akan terjadi lagi karena 2 rumah tersebut berbatasan hanya beberapa meter dengan tebing bukit cadas yang sewaktu-waktu bisa saja bebatuannya kembali longsor menimpa rumah serta bisa mengancam keselamatan penghuninya.
"Kalau tidak ditangani dengan segera maka warga menjadi harap-harap cemas kalau terjadi bencana susulan yang bisa mengancam keselamatan juga," ujar Salimin menambahkan.

Sementara itu Lurah Bumirejo, Bibit Agus Nugroho, mengusulkan agar Pemkab melakukan relokasi terhadap 2 rumah tersebut. Namun dari korban pihak rumah tersebut keberatan dan hanya mengharapkan tindak lanjut segera dari Pemkab atau pihak terkait untuk menangani tebing tersebut. Seperti dengan pemangkasan dinding cadas sampai titik aman atau dengan tembok yang mengitari sekitar rumah tersebut seperti yang telah dilaksanakan oleh PNPM Mandiri pada beberapa tahun lalu tetapi belum semuanya. Sehingga diharapkan bisa dilanjutkan kembali yang hanya beberapa meter saja dengan segera sehingga tidak membuat kecemasan warga dan tidak terjadi bencana kembali, pungkas Wagianto. (Setiawan).

No comments:

Post a Comment