Banjir Bandang Kendal, Akibat Maraknya Perusakan Lingkungan, Pemda Segera Beri Solusi - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


28 February 2018

Banjir Bandang Kendal, Akibat Maraknya Perusakan Lingkungan, Pemda Segera Beri Solusi


KENDAL, suarakpk.com - Bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Kendal menyisakan derita dan kepiluan yang mendalam bagi masyarakat korban banjir. Yang sangat memprihatinkan terutama bagi rakyat miskin yang rumahnya hanyut diterjang banjir dan juga mereka yang rumahnya rusak parah. Demikian diungkapkan Ahmad Supari, Komandan Posko Peduli Bencana Banjir MWC NU, Kecamatan Kaliwungu Selatan Kabupaten Kendal. 

Menurutnya bencana banjir sekarang berbeda dengan bencana banjir tahun yang lalu. "Dulu Kaliwungu juga sering banjir, namun kemudian ada solusi yaitu normalisasi kali waridin, sehingga problem banjir sudah tidak ada lagi. Tetapi sekarang justru banjir semakin parah, bahkan sungai waridin sudah tak mampu mengatasi luapan  banjir yang sangat tinggi," kata Ahmad Supari pada suarakpk.com seusai merehab 7 rumah yang rusak parah di Protowetan Rt. 2 Rw. 3 Desa Protomulyo Kec. Kaliwungu Selatan. kemarin Selasa (27/2). di depan Masjid Kaliwungu.

Lebih lanjut Ahmad Supari mengungkapkan bahwa MWC NU Kecamatan Kaliwungu Selatan bersama LAZISNU,  Banser dan LPBINU Kendal merehabilitasi 7 rumah yang rusak parah yaitu milik Subki,  Jaidun, Sudono, Sahono, Slamet, Sholeh dan rumah Kunarti.
"Sebelumnya, kami juga sudah membantu merehab rumah yang hanyut, hilang terbawa arus banjir yang deras, yaitu rumah milik pak Mastur warga dusun protokulon, desa protomulyo dan Janda tua Kariyati warga dusun gelung desa Magelung," tuturnya.

Menurut Komandan Posko Peduli Bencana Banjir MWC NU, Kasela, ini bencana banjir di Kaliwungu harus bisa memberikan solusi secara konkrit, apabila tidak, dikhawatirkan malapetaka itu terus akan mengancam masyarakat Kaliwungu. 
"Sesuai arahan  PCNU Kabupaten Kendal, Pemda Kabupaten Kendal, harus segera mengambil solusi yang terbaik bagi para korban bencana banjir, demi masa depan yang lebih baik dan sejahtera," kata Ahmad Supari.

Menurutnya akibat banjir itu karena adanya proyek Kawasan Industri Kendal  (KIK)  yang membutuhkan jutaan kibik tanah urug dan ditambah proyek jalan tol yang juga membutuhkan tanah urug sehingga marak galian, gunung -gunung dikeprasi dan dikeruk serta bangunan perumahan semakin banyak. Inilah kemungkinan besar pengebab bencana banjir di Kendal khususnya di Kaliwungu," pungkasnya. (002/RED).

No comments:

Post a Comment