Sumarno : Modal Rp.25 Juta Panen Ratusan Juta - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


14 January 2018

Sumarno : Modal Rp.25 Juta Panen Ratusan Juta


SEMARANG, suarakpk.com - Profesi sebagai petani tidak bisa dipandang sebelah mata, jika dilakukan dengan sungguh-sungguh ternyata tidak kalah menjanjikan dengan profesi lainnya.

Adalah Sumarno yang berprofesi sebagai petani buah-buahan di Kec. Mijen sekaligus Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Semarang.

Dia mengatakan, menjadi petani jika dilakukan dengan sungguh-sungguh dan tekun juga memberikan keuntungan yang lumayan besar.

Dia mencontohkan dirinya sendiri,    dengan modal 25 juta untuk membeli bibit buah-buahan seperti jambu dan durian, merawat, dan lain-lain, setelah 2 tahun musim panen bisa menghasilkan 400 juta. Ini pendapatan yang lumayan besar, " ujar bapak tiga anak ini.

"Tidak harus gensi jadi petani, nyatanya juga bisa untuk hidup," katanya penuh semangat saat berbincang-bincang di pemancingan Sekopek yang juga miliknya baru-baru ini.

Kiatnya untuk sukses, kata bapak yang tak tamat SD ini yang penting kita punya usaha dan kita senangi. Setelah itu baru promosi dengan menggandeng Pemerintah.

Untuk menjaga mutu produknya, dia selalu menekankan pada kapasitas, kualitas, dan kontinyu. Prinsipnya dalam usaha yakni doa, usaha, iman, dan taqwa.


Harapannya selaku Ketua KTNA Kota Semarang, dia ingin menularkan virus  kepada generasi muda untuk menjadi petani.

Untuk mewujudkan itu, dia juga menyediakan pusat pelatihan petani pedesaan bagi masyarakat di lahan miliknya yang kurang lebih 5 hektar.

Baginya, bekerja sebagai petani dia juga bisa membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. Ini bisa menjadi barokah tersendiri," terangnya.

Diakuinya, bahwa generasi muda sekarang memang jarang yang mempunyai cita-cita jadi petani. "Jika ditanya inginnya jadi dokter, insinyur,  TNI/Polri, dan PNS. Padahal profesi tersebut sudah di batasi pendapatannya, sehingga untuk meningkatkan pendapatannya juga sulit.

Marno biasa ia disapa mengharapkan agar anaknya juga mengikuti jejaknya dengan jadi petani dan sejenisnya. Karena dengan begitu ada kepuasan tersendiri bisa mengerjakan orang lain. (Wawan/red)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad