Rajiun Wanti Wanti ASN Terlibat Calo CPNS - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


23 January 2018

Rajiun Wanti Wanti ASN Terlibat Calo CPNS


MUNA BARAT, suarakpk.com - Meskipun kuota penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Muna Barat ( Mubar)tahun 2018  belum ada kepastian berapa jumlahnya, namun Bupati Muna Barat, LM Rajiun Tumada sudah mulai warning. Bagi dirinya bahwa penerimaan pegawai itu adalah haknya masyarakat yang harus diberikan kesempatan dan tidak boleh lagi harus diatur atur oleh calo. Apalagi kalau sampai  calo tersebut adalah PNS maka akan diusulkan untuk pemecatan.

"Saya tidak main main. Jikalau saya temukan ada pegawai yang terlibat dalam penerimaan pegawai nantinya, saya akan  pecat,"tegas Rajiun.

Rajiun juga titip pesan kepada Kepala BKD agar dalam penerimaan pegawai nantinya jangan main main. Pesan ini bukan hanya diberikan kepada struktur kelembagaan yang dia bawahi, tapi juga kepada masyarakat non PNS yang coba coba untuk bermain main dengan penerimaan pegawai.

"Kalau dia bukan pegawai maka laporkan ke Polisi agar ditangkap.  Apalagi sampai dia menjanjikan untuk lulus dengan inbalan, maka sekali lagi laporkan ke Polisi. Saya mau penerinaan di Mubar bersih dari pungli dan penipuan,"harapnya.

Kata dia, untuk mau lulus, makanya diharapkan untuk banyak banyak belajar. "Jangan ragukan saya. Belajar  yang baik agar mendapatkan hasil yang memuaskan pula. Yang pasti yang lulus itu yang sudah di terbitkan. Belajar yang baik saja kalau mau lulus,"jelasnya.

Semisal kata Rajiun. Kalau jurusan A yang lulus setelah mengikuti tets sebanyak lima orang, namun kuotanya hanya dua org, maka yang dinyatakan lulus itu sesuai rengkingan urutan nama yakni nomor urut satu dan dua.

"Terkecuali ada hal hal lain yang  sifatnya perlu ditindak lanjuti tapi tidak mempengaruhi 100 persen, maka itu harus. Enak saja lolos di Mubar baru tinggal di daerah lain. Apalagi KTPnya bukan KTP Mubar,"tegasnya.

Mengapa ketegasan ini Rajiun terapkan? Karena menurut dia bahwa apabila dirinya ikut campur dalam penerimaan, maka akan menjadi musuh rakyat.

"Kalau yang kita bantu itu kecuali K2. Mudah mudahan ada K3 atau K4, ini yang perlu kita bantu agar secepatnya terealisasi. Namun itu juga sesuai dengan tahun pengabdiannya. Yang pasti bahwa saya selalu berusaha yang terbaik buat rakyat dan daerah ini,"pungkasnya. (Randy)

No comments:

Post a Comment