Pekerjaan Selesai, Dana Tak Kunjung Cair - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


10 January 2018

Pekerjaan Selesai, Dana Tak Kunjung Cair




BUTON UTARA, Suarakpk.com -Ditengarai ada kelasahfaman atas proyek pekerjaan penimbunan perumahan rakyat di lokasi areal Pelabuhan Fery Labuan Bajo yang telah selesai di kerjakan oleh salah seorang Kontraktor bernama Abu Rustamin pada tahun 2016 lalu namun sampai saat ini belum ada dana yang dicairkan atas pekerjaan tersebut.

Akibatnya, masyarakat Desa Wantulasi Kecamatan Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan aksi unjuk rasa.

Dalam tuntutannya mereka agar pekerjaan tersebut dibayarkan. Karena berdasarkan data lapangan bahwa pekerjaan telah selesai dikerjakan namun, belum ada pembayaran. Sehingga hal ini oleh pendemo dianggap sebuah penipuan.

Anehnya lagi adalah, pekerjaan tersebut dilanjutkan oleh pihak kontraktor lain dari tender di bawah pimpinan Kadis Perhubungan Provinsi,   dan menurut informasi pihak kontraktor telah menerima dana yang telah cair atas pekerjaan itu.

Kordinator aksi (Korlap), Syafruddin Darma dalam orasinya menuntut kepada pemerintah Buton Utara dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara agar segera menuntaskan permasalahan ini

"Kita merasa sudah cukup sabar menanti realisasi dana yang di janjikan atas proyek ini, kita minta agar Pak Hado datang ke pelabuhan fery dan menemui pihak terkait agar segera menyelesaikan kerugian yang di alami oleh Pak Abu Rustamin," teriak Syafruddin, pada selasa (9/1/2018).

Bukan hanya meminta didatangkan pihak yang berkompoten, namun pendemo juga memberikan dead line  dua kali 24 jam jika masalah ini belum terselesaikan maka pihaknya akan melakukan aksi susulan dan mengancam akan memboikot pelabuhan Fery Labuan Bajo dengan jumlah masa yang lebih besar lagi.

"jika selama dua hari mendatang belum ada respon tentang masalah ini jangan salahkan kami jika ada tindakan-tindakan yang anarkis dalam aksi kami selanjutnya," tegasnya dengan nada geram.

Terkait hal itu, Plt KTU Abdul Samad berjanji akan membantu untuk mengkomunikasikan kepada atasannya terkait masalah ini.

"Saya bukan penentu kebijakan, tapi saya akan bantu komunikasikan nanti pada atasan saya (Pak Hado, red) atas aspirasi masyarakat tentang hal ini. saya sudah pernah menghubungi Pak Hado namun belum ada tanggapan, dia masih di Jakarta mungkin besok dia sudah balik di kendari," pungkasnya (Randy)

No comments:

Post a Comment