Tim Gabungan Sosialisasikan Berantas Pungli dengan Pembagian Stiker - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


26 November 2017

Tim Gabungan Sosialisasikan Berantas Pungli dengan Pembagian Stiker

Pembagian stiker kepada masyarakat di alun - alun Wonosobo.

WONOSOBO, suarakpk.com - Sebagai salah satu bentuk sosialisasi pemberantasan pungli, Tim Gabungan Pemkab, Polres, Kejaksaan dibantu personel Saka Bhayangkara Polres Wonosobo membagikan stiker himbauan di arena Sunday Morning Alun-alun Wonosobo, Minggu (26/11) pagi. Kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua Tim Saber (Satgas Pemberantasan) Pungli Kabupaten Wonosobo sekaligus Wakapolres Wonosobo Kompol Umi Mariati, S.I.K.

Selain membagikan stiker, tim juga berbincang langsung dengan para pedagang maupun pengunjung acra Sunday Morning tersebut. Secara langsung, Kompol Umi mengajak warga untuk segera melaporkan apabila mengalami atau mengetahui adanya tindakan pungutan liar baik yang dilakukan oleh oknum pegawai pemerintahan atau kelompok masyarakat.
“Dalam stiker tersebut sudah terpampang nomor aduan yang bias dihubungi oleh masyarakat. Kapanpun mengetahui adanya pungli, kami harap warga masyarakat segera menghubungi kami untuk melaporkannya,” kata Ketua Tim Saber Pungli. 
“Masyarakat juga tidak perlu takut. Karena identitas pelapor akan kami rahasiakan,” lanjutnya.

Penempelan stiker pada kendaraan.

Sementara dari hasil kegiatan tersebut, Tim mengumpulkan data adanya iuran kepada para pedagang yang berjualan di sekitar alun-alun. “Ada beberapa iuran yang dibebankan kepada para pedagang. Seperti  iuran kebersihan, iuran parkir maupun iuran sosial dengan besaran antara Rp. 1.000,- hingga Rp. 5.000,-,” katanya. “Akan tetapi seluruh pedagang menyetujuinya dan digunakan oleh paguyuban pedagang untuk kebutuhan pemeliharaan kebersihan dan kegiatan sosial,” kata Kompol Umi.
Hal tersebut juga dibenarkan oleh ketua Paguyuban Pedagang Minggu Pagi, Saad. “Dana itu dikelolah oleh masing-masing pengurus peguyuban dan digunakan untuk kepentingan bersama seperti untuk petugas kebersihan dan pengelolaan lainnya. Bahkan dana itu juga kami gunakan untuk membantu pedagang anggota paguyuban yang tertimpa musibah atau melaksanakan hajat,” katanya. “Jadi, sepenuhnya dana itu digunakan untuk kepentingan anggota dengan pengelolaan pengurus. Ada pertanggungjawabannya juga kok. Dalam pertemuan rutin yang biasa kami gelar,” tandas Saad. (Irfan)

No comments:

Post a Comment