SSB Bhayangkara Juara Lindu Aji Cup 2017 - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


06 November 2017

SSB Bhayangkara Juara Lindu Aji Cup 2017



SEMARANG, suarakpk.com - SSB Bhayangkara POP Semarang menjadi Juara 1 dalam Piala Lindu Aji Cup 2017 setelah di final mengalahkan SSB Putra Arisa dengan score 1 - 0. Sedangkan Juara 3 di raih SKU Kudus.

Untuk Juara 1 berhak mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan sebesar 2.500.000; Juara 2 sebesar 1.500.000; dan juara 3 sebesar 1.000.000.

Sedangkan pemain terbaik jatuh pada Kiki Bihi dari SSB Bhayangkara. Dan pencetak gol terbanyak juga dari SSB Bhayangkara, Abdul Rahman. Masing-masing juga mendapat hadiah 250.000;

Turnamen yang berlangsung dua hari di Stadion Citarum Semarang dari tanggal 4 - 5 November ini diikuti 16 klub Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Dan turnamen  kali pertama digelar oleh Lindu Aji.

Kegiatan ini ditutup oleh Ketua Umum Lindu Aji, Ikhwan Ubaidilah. Dalam sambutannya dia mengatakan, Lindu Aji terus berupaya mengabdi dan berkontribusi kepada pemerintah dan masyarakat di segala bidang. Termasuk ikut berpartispasi memajukan bidang olah raga apa saja.

Salah satunya menggelar turnamen  Lindu Aji Cup 2017 ini untuk cabang olah raga sepak bola usia 11 tahun.

"Dipilihnya turnamen U-11 ini karena tim-tim U-11 ini sedang menyiapkan diri untuk persiapan kompetisi resmi, seperti Piala Danone Cup.

"Usia 11 tahun ini memang sengaja kami pilih supaya pembibitannya lebih siap menuju ke U-12 yang selama ini menjadi incaran kompetisi profesional seperti Danone Cup," ujar Ikhwan

Ikhwan menambahkan, walau selama ini Lindu Aji identik dengan tarung bebas, bukan berarti kami tidak peduli bidang lain. "Kami selalu hadir untuk membantu dan  mengatasi permasalahan bersama-sama di masyarakat.

Sementara Ketua Panitia Turnamen Lindu Aji U-11, Pingit Maharani mengatakan, turnamen ini merupakan bentuk karya nyata Lindu Aji dalam ikut memajukan cabang olah raga sepak bola di Semarang pada khususnya dan Jateng pada umumnya.

Dia berharap dengan turnamen ini bisa menghasilkan bibit-bibit potensial yang nantinya bisa menggantikan para seniornya.

"Kami juga berharap turnamen ini tidak hanya berhenti disini aja tapi ada berkesinambungan sehingga anak-anak ini ada wadah untuk berkompetisi.

Kalau latihan terus tidak ada kompetisi ya percuma," katanya. (wan)

No comments:

Post a Comment