Ini Cerita Prosesi Pernikahan Putri Jokowi - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


08 November 2017

Ini Cerita Prosesi Pernikahan Putri Jokowi




SOLO, suarakpk.com - Ribuan relawan Jokowi akan bertugas jadi pagar betis saat kirab. Kereta kuda hingga deretan polwan dan tentara wanita berpakaian adat juga akan mengikuti kirab.
Putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu, akan menjalani sederet prosesi pernikahan dengan Muhammad Bobby Afif Nasution. Rangkaian dimulai dengan kirab dan ditutup resepsi hingga malam hari.
Keluarga Bobby akan berangkat dari Hotel Alila, Jalan Slamet Riyadi, Solo. Bobby akan naik kereta kuda menuju gedung pernikahan dengan rute Hotel Alila Solo - Jl Slamet Riyadi - belok kiri ke Jl Ahmad Yani sampai Bundaran Manahan - setelah bundaran terus ke Jl Letjen Suprapto - Graha Saba Buana. Sementara itu, Kahiyang akan melewati rute kirab yang lebih singkat. Dia akan berangkat dari kediaman Jokowi di Jalan Kutai Utara, Sumber menuju Jl Letjen Suprapto - Graha Saba Buana.
Menurut sumber menjelaskan, setelah Kahiyang dan Bobby tiba di Graha Saba Buana, akad nikah akan dimulai. Jokowi dan Bobby akan mengucapkan ijab kabul dengan Wapres Jusuf Kalla dan Menko Perekonomian Darmin Nasution sebagai saksi.
Akad akan dilanjutkan dengan resepsi pernikahan di gedung yang sama. Ada resepsi siang yang dimulai dari pukul 10.30-13.00 WIB. Pada malam harinya, resepsi kembali digelar pada pukul 18.30 WIB.
Sebelum melangsungkan akad nikah, putri Presiden Jokowi menjalani prosesi siraman dan malam midodareni kemarin Selasa (7/11/2017).
Dalam prosesi siraman tersebut terdapat beberapa hal yang harus dilakukan. Termasuk di dalamnya prosesi menggendong Kahiyang Ayu.
Pada prosesi ini Presiden Jokowi menggendong Kahiyang Ayu yang memiliki makna beban tanggungjawab orangtua akan beralih ke anak mantu. Momen ramai dan lucu sempat terjadi kala Jokowi harus menggendong Kahiyang. Terlihat Jokowi tidak sanggup menggendong putrinya.
Mereka tampak berjalan, baik Jokowi maupun Kahiyang hanya bisa tertawa.
Selain itu, Jokowi dan Iriana pun menjalankan prosesi adat berjualan dawet dimana para tamu dan keluarga membeli dawet tersebut menggunakan kereweng.
Setelah itu, Jokowi berganti pakaian nyamping dengan corak cakar ayam untuk menjalani prosesi pasang bleketepe dan tuwuhan.
Tahapan prosesi adat ini sebelumnya pernah disampaikan pemandu acara siraman dan midodareni.
Prosesi ada maknanya karena sebagai simbol doa orangtua kepada calon mempelai pengantin.
Untuk siraman tersebut, keluarga Presiden Jokowi mengambil air dari tujuh sumber mata air yang berbeda lokasi.
Tujuh sumber air itu berasal dari Keraton Surakarta, Masjid Agung Solo, Masjid Mangkunegaran, Masjid Laweyan, Rumah Pribadi di Sumber-Solo, Istana Negara, dan Istana Bogor.
Prosesi berikutnya adalah sungkeman dari mempelai perempuan kepada orangtua, eyang, dan sesepuh putri yang akan menyirami saat siraman. Siraman merupakan prosesi yang dimaknai membersihkan jiwa dan raga. Lalu dilanjutkan prosesi potong rambut mempelai perempuan dan pria. Potongan rambut Kahiyang-Bobby lalu disatukan dan ditanam untuk membuang sukerto (sial) dan kotoran. Prosesi ini diharapkan kedua mempelai mengaruhi hidup baru dengan penuh ibadah. Pada malam harinya, kemudian dilanjutkan acara malam midodareni. Malam midodareni dalam tradisi Jawa diyakini turunnya para bidadari untuk memberi restu kepada mempelai. Pada saat itu juga ada prosesi tumuring (turunnya) kembar mayang.
Dikabarkan, Presiden Joko Widodo mengundang ribuan tamu dalam acara pernikahan putrinya, Kahiyang Ayu, dengan Bobby Afif Nasution di Solo, Jawa Tengah, hari ini, Rabu 8 November 2017. Dalam hajatan itu, tuan rumah tidak menerima sumbangan apapun dari para tamunya.
Keterangan tersebut tertulis dalam undangan mempelai Kahiyang Ayu - Bobby Afif Nasution yang disebar kepada para tamu. Di sana tertulis bahwa keluarga tidak menerima sumbangan dalam bentuk apapun.
Tulisan itu tidak berada di bagian depan surat undangan, namun dijumpai di sebuah kartu kecil yang berada dalam undangan. Kartu itu juga digunakan untuk pengambilan cendera mata. (Dwi/red)

No comments:

Post a Comment