Diduga Pelaksanaan Pembangunan Sumber dari Dana Desa Tahun 2017 di Desa Sikapas Tidak Transparan dan Boros Anggaran - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


03 November 2017

Diduga Pelaksanaan Pembangunan Sumber dari Dana Desa Tahun 2017 di Desa Sikapas Tidak Transparan dan Boros Anggaran

Lokasi pembangunan Lapangan desa sikapas


MANDAILING NATAL, suarakpk.com - Sekarang sudah bukan jamannya informasi publik ditutup -tutupi, apalagi setelah munculnya aturan tentang keterbukaan informasi publik dan ketransparansian terhadap anggaran yang berasal dari pemerintah. Belum seluruhnya melaksanakan aturan tersebut, namun ada juga yang benar-benar paham terhadap aturan tersebut dan melaksanakannya. Misal di Desa Sikapas Kecamatan Muara Batang Gadis Kabupaten Mandailing Natal, pelaksanaan pembangunan di Lapangan sepak bola  di desa ini yang bersumber dari dana APBDes pada tahun 2017 ini diduga tidak transparan dan memboroskan keuangan  negara.

Hal ini dituturkan oleh salah satu tokoh masyarakat setempat yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa pembangun lapangan ini merupakan suatu pemborosan dan pelaksana pembangunan kurang transparan tentang jumlah uang yang digunakan. "Kita sangat menyayangkan pembangunan lapangan tersebut sepertinya tidak ada keterbukaan tentang penggunaannya. Lihat disekitar lokasi pembangunan tidak ada papan informasi apapun terkait dengan itu,” jelasnya.

Di tempat terpisah, dari sumber yang layak dipercaya menyebutkan bahwa yang menjadi pertanyaan besar adalah pernah dilaksanakannya pembangunan tiang - tiang beton di lapangan sepak bola desa Sikapas tersebut, namun ada indikasi dirobohkan kembali karena diduga tidak sesuai dengan RAB. “Ini sudah jelas menghambur-hamburkan uang negara,sayangnya kerugian belum dapat ditaksir,” tandas laki-laki yang aktif di LSM ini. “Kami berharap kepada instansi penegak hukum dan pihak terkait lainnya agar menindak lanjuti permasalahan ini.” Harapnya.

suarakpk mencoba menemui langsung ke kepala desa maupun TPK untuk konfirmasi terkait informasi di atas, namun belum berhasil ditemui dan juga sudah beberapa kali kami menghubungi melalui telepon genggam tetapi tidak dijawab. Hingga berita ini dilansir,kepala desa tersebut belum dapat di mintai keterangan terkait hal ini. (IR.034)


No comments:

Post a Comment