RSU Berkah Paluta Diduga Tidak Peduli Nyawa Pasien, DInas Kesehatan Diminta Menindak Tegas - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


31 October 2017

RSU Berkah Paluta Diduga Tidak Peduli Nyawa Pasien, DInas Kesehatan Diminta Menindak Tegas



Paluta, suarakpk.com – Merasa tidak puas dengan pelayanan Rumah Sakit Umum Berkah, suami pasien yang dipulangkan paksa mengadu ke Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Lawas Utara, pasalnya pasien yang semestinya masih membutuhkan perawatan medis dengan serta merta pihak rumah sakit memaksa untuk diajak pulang hingga akhirnya meninggal dunia.
Sebagaimana keterangan yang dihimpun dari P.Ritonga yang merupakan suami Atiwani Pohan, warga Pasar Sipiongot, Kecamatan Dolok Kabupaten Padang Lawas Utara yang dikabarkan menjadi korban penelantaran pasien oleh RSU Swasta Berkah. Atiwani Pohan merupakan pasien RSU Berkah, yang dirawat mulai tanggal 01 sampai dengan tanggal 04 Sebtember 2017 yang lalu telah di pulangkan secara paksa oleh pihak rumah sakit dengan alasan yang tidak jelas, pihak rumah sakit hanya beralasan pasien sudah kehabisan jatah rawat inap.
“menurut salah satu perawat yang mecabut inpus di tangan istri saya dan berkata kalian harus pulang karena jatah kalian di sini hanya 3 hari inikan sudah 4 hari” kata Ritonga menirukan ucapan perawat saat itu.
Belum lama ini, jumat (20/10), kepada suarakpk.com, Ritonga mengukapkan “dengan secara paksa kami di suruh pulang walau istri saya dalam keadaan tidak memungkin dengan perut membesar, ditambah lagi muntah -muntah tak henti, walau kita orang miskin seharusnya kita diperlakukan dengan baik dan setidaknya rumah sakit bisa memberikan rujukan kalau memang tidak mampu lagi menangani penyakit istri saya.”
Lebih lanjut Ritonga menjelaskan jika dirinya telah mengajukan keberatan dan pengaduan kejadian tersebut kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Lawas Utara.
“sebelum ini saya sudah memberikan surat pernyataan keberatan dugaan penelantaran istri saya ke Dinas Kesehatan Kabupaten Paluta, namun sungguh saya kecewa karena tidak adanya tanggapan yang serius dari pihak dinaskes paluta.” jelasnya
Ritonga menambahkan “hari ini juga saya akan mengajukan surat pernyataan ke II ke dinas kesehatan dan saya harapkan pihak dinaskes dapat segera mengungkapkannya secara teranparansi atas kasus ini.”
Sebelum kejadian yang menimpa Atiwani Pohan, warga Pasar Sipiongot, Kecamatan Dolok Kabupaten Padang Lawas Utara, Rumah Sakit Umum Berkah juga dikabarkan telah melakukan dugaan malpraktek terhadap salah satu warga saat melakukan persalinan melalui operasi.
A.m.siregar, salah satu warga Desa Gunung Tua Jae Kecamatan Padang Bolak kepada suarakpk.com, mengatakan bahwa dirinya sangat merasa keberatan atas pelayanan RSU Berkah yang saat itu menangai operasi persalinan istrinya, Sri Emwana S.pd pada akhirnya  juga meninggal dunia.
Menurutnya, pada hari sabtu 07 oktober  2017 lalu, istrinya mejalani persalinan melalui operasi di RSU Berkah, namun usai operasi persalinan istrinya justru mengalami kejang-kejang dan mengeluarkan buih dari mulutnya dan tidak ada penanganan yang khusus dari Rumah Sakit walaupun itu sekedar resep dokter.
“saya tahu setelah istri saya di bawa ke RSUD di rantau perapat karena salah satu dokter di rumah sakit tersebut meminta surat rujukan dan resep dokter dan mengatakan dokter apa yang menangani ini ujar merasa heran.” kata Siregar kepada suarakpk.com saat ditemui di rumahnya belum lama ini.
Sementara saat suarakpk.com mengkonfirmasi kepada RSU Berkah, Ditemui oleh salah satu pejabat di RSU yang enggan menyebutkan namanya, dengan kepongahan dan keangkuhan dengan merendahkan profesi jurnalis, mengatakan “silahkan saja dimuat, sebab apa yang dimuat di media online itu tidak akan saya tanggapi karena kita tak melihat tabloid mana dan siapa bila pun kita yang di maksudnya itu sama saja pembodohan publik karena kita tidak pernah di hubungi baik melalui telpon maupun secara langsung” ujarnya. (IR.052/Red/Sumut))

No comments:

Post a Comment