Peningkatan Ruas Jalan Panglima Muda Pagurawan Menuai Protes Warga - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


20 October 2017

Peningkatan Ruas Jalan Panglima Muda Pagurawan Menuai Protes Warga


BATU BARA, suarakpk.com – Peningkatan ruas Jalan Panglima Muda Kelurahan Pagurawan Kecamatan Medang Deras kabupaten Batu Bara banyak menuai masalah dan dipersoalkan warga. Pasalnya,rigid beton yang sedang dikerjakan itu tidak memperhatikan kepentingan masyarakat yang tidak memberikan akses jalan untuk keluar masuk truk pengangkut hasil tangkapan laut.

Alhasil, bahan tangkapan laut milik warga terhambat untuk dibawa keluar. Aspamiluddin (47) warga Pagurawan yang juga pedagang hasil laut merasa jengkel dengan pengerjaan rigid tersebut.
“Kalau begini pengerjaannya bagaimana hasil laut kami dibawa keluar,katanya untuk kepentingan Rakyat,apa saya bukan Rakyat”,kesalnya bertanya
Warga yang sama Deni (38) juga merasa hal yang sama dan menuding pengerjaannya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.  “Bagaimanalah pak, asal aja pengerjaannya”, ujar Deni.

Adapun Proyek yang dimaksud dengan nama kegiatan Peningkatan ruas jalan Panglima Muda Depan Polsek Kecamatan Medang Deras berlokasi Kecamatan Medang Deras, No SPK02-MD/APBD/SPK/PPK-PML/PUPR-BB 2017
dengan biaya 1.353.373.000,00. Masa Pelaksanaan 90 hari
Menggunakan sumber dana APBD dan sebagai pelaksana CV. Cipta Perdana Jaya.

Saat dikonfirmasi, Jonri, PPTK Dinas PU dan PR Batubara,  Kamis (19/10) di lokasi mengatakan, ketebalan rigid beton 20 cm dengan lebar 5 m dan panjang 298 m.
Menurut Jonri pada pondasi sisi samping kiri kanan sengaja digali supaya terlihat lebih dalam ketimbang pada tengahnya.  “Karena mengikut dari dasar tanah maka yang samping digali sedikit namun yang pasti ketebalan samping akan bertambah menjadi 24 hingga 25 cm dan pada tengahnya sesuai dengan gambar setebal 20 cm dan ini sudah sesuai dengan gambar”, terang Jonri dengan penuh keyakinan.
Sementara besi yang digunakan tambah PPTK, berukuran 10 mm dan berbentuk ulir namun pada pengerjaan terlihat ada juga besi biasa.  “Besi yang digunakan besi ulir ukuran 10 mm, namun kalau untuk dudukan memang tidak memakai besi ulir bang”,  kilahnya.

Pantauan suarakpk.com, besi yang digunakan banyak yang menempel tanpa pengikat dan pada permukaan tanah nampak tidak rata juga pada samping kiri kanan rigid dan diduga sengaja digali supaya terlihat lebih tebal. (Red.006)

No comments:

Post a Comment