Waspada..!! Modus Baru Penipuan Melalui Telphone - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


23 October 2017

Waspada..!! Modus Baru Penipuan Melalui Telphone



Salatiga, suarakpk.com – Modus penipuan tindak kriminalitas dari hari ke hari kian canggih. Satu diantaranya melalui telepon yang mengaku sebagai teman dekat korbannya.
Seorang warga salatiga yang enggan disebutkan namanya, dirinya mengaku mendapat  telphone dari seseorang yang mengaku sebagai temannya, menemukan dompet yang berisikan sejumlah perhiasan, Handphone dan uang tunai di sebuah SPBU, dimana menurut pelaku bahwa tas itu adalah milik saudaranya, dan bisa di bawa pulang jika bisa menutup mulut satpam SPBU dan pelaku meminta bantuan dari korban untuk mentranfer pulsa dan sejumlah uang.
“saya mendapatkan telphone yang suaranya mirip dengan suara teman saya, dia bilang bahwa dia mengambil tas saudaranya yang tertinggal di SPBU, kemudian dia bilang bisa dibawa keluar dari SPBU jika saya bisa membantu mengirimkan pulsa untuk satpam penjaga SPBU dan memberikan tanda terimakasih kepada Satpam yang menyita tas tersebut.” cerita bunga kepada suarakpk.com di sebuah sekolahan senin (23/10).
Menurut bunga yang tidak menaruh curiga karena suara dan alamat dimaksud menyerupai dengan temannya, diapun bergegas membantu agar persoalan temannya di jalan bisa terselesaikan, namun apa boleh buat ternyata itu semua modus peniupuan telephone semata.
“setelah saya mendengarkan cerita pelaku, akhirnya saya kirim pulsa ke nomor yang diberikan sebesar Rp.800.000 dan mentransfer uang sebesar Rp.1.000.000- at atasnama bapak Hariman Siregar“ jelasnya.


Terpisah, Pimpinan Redaksi SUARAKPK, Imam Supaat mengaku juga pernah menerima telphone serupa, mengaku sebagai kawannya yang ada di lamongan, jawa timur.
“saya pernah menerima telephone serupa, dia mengaku sebagai teman saya yang bernama Asnan rumahnya Lamongan, dan suaranya persis dengan suara asnan berlogat jawa timuran.” cerita imam.
Lebih lanjut imam menuturkan bahwa setelah pelaku bercerita banyak kronologis penemuan sebuah tas yang berisikan Handphone, Perhisan seberat 24 Kg dan Uang Tunai sejumlah Rp.65.000.000 dengan alasan saudaranya dari ambil bank untuk membayar mobil.
“dari pelaku menceritakan kronologis tentang Tas yang berisikan Handphone, Perhisan seberat 24 Kg dan Uang Tunai sejumlah Rp.65.000.000 dengan alasan saudaranya dari ambil bank untuk membayar mobil, namun dirinya tidak bisa membawa tas keluar dari SPBU di sepanjang jalan Sukodadi lamongan, dia berharap bantuan saya untuk bisa komunikasi dengan satpam SPBU agar bisa melepaskan dirinya dan Tas yang dimaksudkan.” tuturnya.
Setelah pelaku bercerita dan Imam disambungkan pelaku lainnya yang mengatasnamakan Satpam SPBU, menurut keterangan imam, pelaku meminta ditransfer pulsa seikhlasnya dan pantas sebagai ucapan terimakasih, imam pun mengaku menyanggupi dan akan segera ditransfer, namun imam kembali bertanda tanya, benarkah itu asnan wartawannya, akhirnya imam mencoba menghubungi asnan dan menanyakan perihal telp tersebut, didapat informasi, bahwa asnan tidak pernah menelephone apalagi menemukan tas di SPBU Sukodadi.
“saat usai pelaku bercerita, dan meminta untuk saya mengirimkan pulsa serta transfer sesuai kemampuan saya, saya menjadi curiga, akhirnya saya coba minta waktu karena saya tinggal jauh dari chounter dan Bank , pelaku memberikan waktunya dengan pesan jangan lama-lama, namun saya telphone asnan, ternyata asnan tidak menelphone saya dan tidak tahu soal tas di SPBU. Akhirnya saya diamkan saja, namun pelaku kembali menghubungi menanyakan soal pulsa dan transfer dengan nada tergesa gesa beralasan keburu kepolisian datang dan tidak bisa membawa keluar tas tersebut.” urai imam.
Imam berpesan agar masyarakat berhati – hati dengan modus baru penipuan mengaku sebagai teman dan saudaranya yang menemukan tas di SPBU atau dimanapun, yang kemudian meminta bantuan sejumlah pulsa dan uang .
“kita berharap kejadian ini tidak terulang memakan korban, saya berharap dan menghimbau warga masyarakat siapapun yang mendapat telphone dari orang yang tidak dikenal agar tidak ditanggapi, jika itu teman, maka bisa segeralah konfirmasi atau menghubungi teman yang dimaksud tersebut.” harap imam.
Selain itu, imam juga mengingatkan bahwa modus penipuan bisa dilakukan berbagai cara untuk mengelabuhi korbannya. Warga masyarakat diharapkan bisa lebih berhati-hati dalam menyikapi telephone tidak dikenal yang mengaku sebagai temannya yang dalam kesusahan di jalan. (aan)

1 comment:

  1. Penipuan ini hampir mirip dgn yg dialami teman saya…yg dpt telp dari penipu..nomor hp nya 081360755785.yg ngaku teman ex kerjanya yg uda lama tak bertemu…..yg mengajak teman saya ini utk menyelamatkan tas warna coklat yg dia temukan di POM bensin berisi uang tunai 16.2 jt..31.9 gram gelang & kalung..kwitansi rumah sakit…kasihan katanya pemilik tas orgnya umur 65thnan ..kita balikkan yuk…gitu la..makanya teman saya ini setuju dgn niat baik penipu …dan akhir bla bla…percakapan ntah lanjut sampe ( mulai terhinotis utk ikutin semua arahan dari yg ngaku alex / penipu …dan diarahkan utk memberi komisi buat org dr pom bensin yg nahan dia saat itu sebesar 500.000 rupiah.tapi dlm bentuk isi pulsa aja ke nomor hp 082370671745….setelah trf sebesar itu..teman saya tersadar setelah minta trf pulsa lg sebesar itu lg ke no hp 081263668149 …ehh sadar tertipu lgsg lemas badannya…hanya tuhan la yg tahu…biar lah tuhan yh balas penipu ini .hukum karma itu nyata..jika kita beruntung kita dpt menyaksikannya.no bully just share true story.semoga tidak ada lagi yg mengalaminya seperti yg dialami teman saya ini.seandainya dari awal di ajak bagi 2 hasil dr temuan tas itu pasti uda dia tolak dari awal percakapan…karna niat penipu ktnya mau balikkan ke pemiliknya mknya mau bantu…

    ReplyDelete