Perlu Penyelidikan Untuk Mengetahui Runtuhnya Atap Aula UPT PdK - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


14 August 2017

Perlu Penyelidikan Untuk Mengetahui Runtuhnya Atap Aula UPT PdK

Cilacap, suarakpk.com - Runtuhnya atap aula Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) Cimangu Cilacap beberapa pekan lalu masih menjadi bahan penyelidikan pihak berwajib. Ambrolnya atap aula tersebut disebabkan oleh beberapa hal, baik tekhnis maupun non tekhnis.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimta), Ir. Sunarno, dinas yang menangani pekerjaan pembangunan gedung UPT PdK, yang dulu bernama Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) saat ditemui suarakpk.com.

“Runtuhnya atap UPT PdK Kecamatan Cimanggu lalu disebabkan oleh beberapa hal, bisa tekhnis dan non tekhnis. Jika ingin mengetahui tentang penyebabnya perlu penyelidikan lebih lanjut,” katanya, Jumat, (11/08).

Tetapi, menurut Sunarno, yang penting dari itu adalah rasa tanggung jawab. Dari penyedia rangka baja yang memberikan garansi sampai 10 tahun.

“Ini baru 3 tahun, jadi masih garansi dari pemasok barang tersebut, dan itu berarti sudah tidak ada masalah,” tegasnya.

Dia menambahkan, penyedia rangka baja, dan rekanan pekerjaan kontruksi UPT tersebut masih sanggup untuk memperbaiki. Mereka sudah ketemu dengan kami, dan juga merapat ke wilayah.

“Langkah yang kami tempuh yakni langsung koordinasi dengan penegak hukum, supaya berita tidak berkembang dan dibesar-besarkan, kami langsung merapat ke Kejaksaan, dan saya sudah dua kali ke lapangan,” tandas Sunarno.

Ditanya terkait ketebalan baja ringan sesuai apa tidak, Sunarno menjelaskan arahnya nanti kesana, mau mengukur bener apa tidak antara ketebalan yang dihitung dan yang dipasang.

“Jika ketebalan tidak sesuai, maka kembali ke rekanan, karena tanggung jawab konstruksi itu sampai sesuai dengan garansi yang diberikan,” jelasnya.

Sunarno berharap agar tidak terjadi hal seperti ini terulang kembali, tentu harus mencari vendor yang berkualitas, dalam konteks ini misalnya vendor rangka baja ya rangka baja yang betul-betul berkualitas.

“Waktu itu kan lagi booming rangka baja, kan hampir semua perusahaan mengeluarkan sertifikat rangka baja, dan juga tidak bisa kami cek satu persatu,” imbuhnya.

Kejadian seperti ini, menurutnya sudah lima kali ini yaitu di Kecamatan Dayaehluhur dua kali, Majenang sekali, Desa Karangmangu Kecamatan Kroya sekali, dan di Kecamatan Cimangu sekali. (RUS)

No comments:

Post a Comment