Meriahkan HUT RI Ke 72 Dengan Lomba Egrang dan Bakyak - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


13 August 2017

Meriahkan HUT RI Ke 72 Dengan Lomba Egrang dan Bakyak

Cilacap, Suarakpk.com - Permainan egrang dan sandal bakyak di era sekarang ini sudah jarang diperlombakan, namun di Kabupaten Cilacap permainan tradisional ini masih dilestarikan baik di Hari Jadi Kabupaten Cilacap atau di Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI.

Seperti pada HUT Kemerdekaan RI ke 72, Pemerintah Kabupaten Cilacap juga menggelar lomba egrang dan sandal bakyak. Lomba yang diselenggarakan, di lapangan Krida Bangga Mbangun Desa, Cilacap Selatan pada Kamis (10/08) diikuti seluruh SKPD dilingkup Pemkab Cilacap, BUMN, BUMD,Polres, TNI, dan Lanal.

Saat ditemui ketua penyelenggara, Adi Probowo mengatakan lomba egrang dan bakyak ini

merupakan rangkaian untuk memperingati HUT RI ke 72 tingkat Kabupaten Cilacap. Salah satu lomba yang dilombakan yaitu lomba egrang dan bakyak.

“Lomba ini untuk mempertahankan budaya permainan tradisional,” katanya.

Pesertanya cukup banyak, imbuhnya untuk lomba sandal bakyak putra diikuti 25 peserta, dan sandal bakyak putri 32 peserta. Sementara untuk lomba egrang putri diikuti 31 peserta dan egrang putra 40 peserta.

“Peserta dari seluruh SKPD, BUMD, BUMN, Polres, TNI dan Lanal,” imbuhnya.


Dia menambahkan, sebagai juara pertama lomba egrang putra diraih DLH, juara kedua diraih DPUPR dan juara ketiga diraih dinas PdK serta juara keempat diraih BPBD. Kemudian untuk egrang putri juara pertama diraih Dinas Perikanan, juara 2 diraih oleh BPBD, juara 3 diraih Disperkimta 1 dan juara 4 diraih Diperkimta 2.

“Lomba sandal bakyak putra juara pertama diraih oleh RSUD 1, juara kedua diraih Kecamatan Cilacap Selatan, juara ketiga diraih Disperkimta dan juara keempat diraih Disnakerin. Sedangkan juara pertama lomba bakyak putri diraih oleh Satpol PP 1, juara kedua diraih dinas PdK, juara ketiga diraih Disperkimta 2, juara keempat diraih Bappelitbangda 2,” tandasnya.

Maksud dan tujuan kami, menurut Adi agar masyarakat tidak melupakan budaya permainan tradisional dan juga olahraga, karena masyarakat semakin jarang melakukan permainan egrang dan bakyak. Selain itu, lomba ini juga untuk menyeleksi, karena ada lomba egrang dan sandal bakyak di perbatasan.

“Anak sekarang permainannya kan game, dan ini untuk menularkan bahwa ada kebuadayaan yang menghibur dan menyehatkan,” pungkasnya.  (Indra/ Heru)

No comments:

Post a Comment