Masyarakat Diminta Lebih Waspada Dengan Miningkatnya Kriminalitas Di Jawa Tengah - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


10 August 2017

Masyarakat Diminta Lebih Waspada Dengan Miningkatnya Kriminalitas Di Jawa Tengah


Semarang, suarakpk.com - Tindak kejahatan semakin meningkat, pelakupun semakin nekad, seperti yang dialami Kepala Desa Sidojangkung (menganti) tadi malam (rabu-9/7/2017) menjadi korban perampokan di dalam ATM yang berada di citraland Kota Semarang..
Menurut, aktifis Jawa Tengah, Riyanto kepada redaksi mengingkatkan masyarakat untuk lebih berhati hati bila mengambil ATM.
"modusnya penjahat pura-pura telepon diluar ATM dan mempersilahkan kita ambil uang duluan. Bila kita sudah masuk ATM dan sudah masuk kan nomor pin. Penjahatnya nerobos masuk lansung menusuk leher, dan menguras ATM, juga barang berharga lainnya (perhiasan, dompet dll)  karena TKP suasananya sepi." jelas Riyanto.
Dirinya berpesan, "untuk masyarakat lebih berhati kalau ambil uang di ATM, lihat suasananya atau ajak teman pokoknya ati2."
Dia mengingatkan agar kita mau belajar dari kejadian demi kejadian kejahatan di sekitar lingkungan kita.
"Belajarlah dari kejadian di sekitarmu. Orang yang kelihatanya baik belum tentu orang baik. Orang yang anda sangka jahat belum tentu mereka penjahat. Hati-hatilah dengan apapun yang belum pernah anda tahu sebelumnya." tulis WhatsApp Riyanto yang dikirimkan ke redaksi suarakpk.com hari ini (10/8/2017).
Lebih lanjut Riyanto menuliskan "Orang-orang jahat yang jadi mafia itu penampilanya perlente. Berdasi. Berjas. Bersepatu mahal. Semuanya mahal."
Disampaikan oleh Riyanto, "di LP Bulu Kota Semarang hari ini ada titipan tahanan seorang wanita cantik kerja di salah satu Bank Swasta. Suaminya seorang PNS pejabat di salah satu kantor pemerintah. Menipu banyak orang nasabah dari bank tempat dia kerja. Diberi bukti-bukti palsu semua. Inilah wajah kejahatan kita salah satu contohnya"
Riyanto mengatakan "Bagaimana korban tidak percara. Pelaku seorang dermawan di tempat tinggalnya. Pelaku seorang yang kelihatan taat dalam agamanya."
Dirinya juga mencontohkan kejahatan seorang guru tentang dugaan korupsi buku.
"Terus ada lagi pelaku seorang wanita cantik. Guru salah satu sekolah negeri di semarang barat. Kedoknya seolah olah dia mengerjakan pengadaan buku-buku ajar semacam dana BOS. DAK. Jumlah kerugianya puluhan miliar. Suaminya kontraktor. Hari ini sudah berstatus nara pidana karena sudah di putus oleh pengadilan negeri semarang." katanya.
Tidak hanya sampai di situ, Riyanto yang dikenal keras berpendirian dikalangan Aktifis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jawa Tengah, juga mencontohkan, "Di pati seorang oknum Kepala SD Negeri menipu orang yang akan dimasukan menjadi anggota POLRI dan pegawai negeri. Kasusnya sudah ditangani Polres Pati. Pelapornya kami. Karena kami dapat kuasa. Dan masih banyak lagi korbannya. Dan saat ini juga ditangani Polres Pati dan Polda Jateng. Kebetulan kami pelapor juga.
Maka ber hati-hatilah."
Riyanto menambahkan "Ini adalagi kasus penipuan berkedok investasi. Kasusnya ditangani polres pati. Hari ini (10/8/2017) mulai sidang di Pengadilan Negeri Pati. Tuduhan money londring dan UU Perbankkan, penipuan dan penggelapan. Pelakunya cina kaya lagi."
Lebih lanjut, Di semarang koperasi Intidana. yang omsetnya milaran rupiah. kasusnya saat ini sedang ditangami Polda Jateng. Salah satu kasusnya telah sidang di Pengadilan Negeri Semarang, pungkas Riyanto dalam WhatsAppnya. (red)

No comments:

Post a Comment