Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf Luncurkan Program Sakera Jempol Dan Surya Mas Jelita - SUARAKPK

BERITA HARI INI

Home Top Ad


28 May 2017

Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf Luncurkan Program Sakera Jempol Dan Surya Mas Jelita


Pasuruan,suarakpk.com- (20/5) Kabupaten Pasuruan mendapatkan penghargaan dalam ajang Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2017 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi(MenPANRB). Inovasi pelayanan publik tersebut adalah Program Sadari Kekerasan Perempuan dan Anak dengan Jemput Bola serta (Sakera Jempol) dan Program Sehat untuk Berkarya, Mandiri Bersama Kelompok Jelang Eliminasi Kusta (Surya Mas Jelita). Pemerintah Kabupaten Pasuruan mendapatkan penghargaan dalam ajang Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2017 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi(MenPANRB). Inovasi pelayanan publik tersebut yakni Program Sadari Kekerasan Perempuan dan Anak dengan Jemput Bola serta (Sakera Jempol) dan Program Sehat untuk Berkarya, Mandiri Bersama Kelompok Jelang Eliminasi Kusta (Surya Mas Jelita).

“Alhamdulillah, untuk yang kesekian kalinya 2 inovasi pelayanan publik kami, Pemkab Pasuruan. Saya terima apresiasi dan penghargaan TOP 99 2017 Se-Indonesia dari Menteri Pendayagunaan Aparatur negara dan reformasi Birokrasi”,ujar Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf yang akrab di sapa Gus Irsyad setelah menerima langsung sertifikat penetapan program Sakera Jempol dan Surya Mas Jelita dari MenPANRB Asman Abnur. Gus irsyad juga berterima kasih atas doa restu dan dukungan semua. Semoga menjadi motivasi kita semua untuk lebih baik lagi melayani masyarakat.
     Inovasi Sakera Jempol merupakan solusi atas meningkatnya kasus kekerasan di Kabupaten Pasuruan. Program Sakera Jempol pun berhasil menurunkan angka kekerasan. Data tahun 2016, angka kekerasan menurun drastis tinggal 16 kasus. Padahal di tahun sebelumnya angka kekerasan di Kabupaten Pasuruan mencapai 58 kasus.
     Menurut Gus Irsyad, Program Surya Mas Jelita adalah sebuah inovasi yang digunakan untuk mengatasi permasalahan penyakit kusta di wilayah Grati. Selama ini wilayah tersebut dikenal sebagai daerah endemik kusta. Di dalam inovasi tersebut, setiap petugas melakukan pendekatan dengan cara Sosialisasi, Rembug kusta, Upaya pendekatan personal, Pembentukan KPD atau Kelompok Perawatan Diri, Upaya memberdayakan kelompok, hingga Dievaluasi
     Inovasi Surya Mas Jelita ini mempunyai keunggulan antara lain memberikan pelayanan yang komprehensif mulai dari perawatan, pengobatan dan pemberdayaan melalui cara pendekatan yang manusiawi. Lalu komitmen dan kesungguhan dari semua pihak, kebersamaan semua elemen yang sehati, penderita tidak hanya sembuh tetapi mempunyai kemandirian dan berkarya. Inovasi ini sangat efektif untuk menurunkan stigma di masyarakat akan bahayanya penyakit kusta di Grati,terangnya.
     Kusta di Grati sendiri bukanlah hal baru, sejak tahun 2009-2016, total ada 298 kasus kusta yang menimpa warga Grati. Penyebab munculnya kusta bisa karena beberapa hal, di antaranya pengetahuan tentang penyakit kusta yang kurang, angka kesakitan kusta yang tinggi, ditemukan kasus kusta pada anak, adanya kecacatan, pola hidup bersih dan sehat yang masih rendah, kurang optimalnya dukungan lintas sektor serta pendekatan yang dilakukan kurang tepat sehingga timbul kegagalan dalam eliminasi kusta. Berkat inovasi selama memimpin Pasuruan, Irsyad Jumat lalu didaulat sebagai pembicara dalam diklat yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara. Inovasi dan programnya diharapkan bisa dibagikan kepada para seperti diklat yang berasal dari jajaran kementerian, lembaga dan pemda. (ziwa)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad